Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pilkada 2018

Bantah Isu Manfaatkan Kekuatan Polri, Safaruddin : "Insya Allah Polri Netral"

Koran Kaltim
6 Maret 2018
4.0K views
1 min
Safaruddin

TENGGARONG – Calon Wakil Gubernur Kaltim  Safaruddin buka suara terkait isu, bahwa akan menggerakkan kekuatan Polri guna memenangi Pilgub Kaltim 27 Juli 2018 mendatang.

“Isu itu tidak benar, cek saja,” tegas Safaruddin usai bersilaturahmi ke kediaman Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAM Salehoeddin II di Tenggarong, Senin (5/3).

Menurutnya, Polri merupakan institusi yang netral dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis, termasuk di Kaltim. Apalagi saat ini pengawasan terhadap tubuh Polri sudah sangat ketat, mulai LSM, warga dan terutama penyelenggara Pilkada seperi Panwaslu.

“Saya kira terlalu kecil posisi jabatan gubernur untuk mempertaruhkan nama baik institusi Polri,” tegasnya.

Meski sempat menjabat Kapolda Kaltim, Safaruddin memastikan jika di 27 Juli mendatang polisi akan netral. “Ada enggak didapati? kan gak ada, cuma orang memperkirakan saja dan jabatan gubernur itu terlalu kecil untuk Polri dengan kepercayaan warga terhadap Polri,” tegas Safaruddin.

Ia menuding jika isu itu sengaja dihembuskan karena kekhawatiran yang muncul atas partisipasinya di Pilgub Kaltim. “Kekhawatiran orang-orang tertentu saja, insya Allah Polri netral,” terangnya.

Rusmadi menambahkan, isu-isu seperti ini biasa dalam dunia politik, terutama di tahun politik sekarang ini. “Biasa itu dalam politik. Intinya kami terpilih maka Kaltim sejahtera dan aman,” tambahnya. (ami)

Tags:

Pilkada 2018Berita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pilkada 2018.