Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pilkada 2018

KPU Balikpapan Dianggap Tutupi Data DPT

Koran Kaltim
20 April 2018
607 views
1 min
SEMPAT TEGANG: Berlangsung hingga tengah malam, rapat pleno KPU Balikpapan sempat diwarnai interupsi oleh Bawaslu.

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Kota Balikpapan yang berlangsung di Ballroom Hotel Menara Bahter Balikpapan Kamis (18/4) malam lalu pukul 21.30 Wita diwarnai banyaknya interupsi dari peserta rapat pleno.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan mendapat interupsi dari Panwaslu Balikpapan yang menganggap tidak ada transparansi atau keterrbukaan dalam melakukan penghitungan suara.

"Dalam aturan Perbawaslu, kami berhak meminta data mulai dari pleno tingkat kelurahan hingga kecamatan. Tapi di Balikpapan terkesan ada yang ditutup-tutupi oleh KPU," ucap Ketua Panwaslu Balikpapan Ahmadi Aziz.

Karena itu Aziz berharap  KPU dan Panwaslu berkoordinasi dengan baik sehingga pelaksaan tahap demi tahap Pilkada terlaksana dengan baik. "Saya harap ada hubungan emosional antara KPU dan Panwaslu sehingga tidak terjadi miss," pintanya 

Menanggapi sanggahan dari Panwaslu, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengganggap hal itu bagian dari dinamika pleno. "Sanggahan pleno itu sebuah proses untuk mencocokan kalau ada data yang tidak pas, wajar kalau ada perdebatan karena memang panwas melakukan pengawasan," sebut Thoha

Aturan antara PKPU dan Perbawaslu dijelaskannya ada yang tidak matching."Yang pasti sanggahan diperbolehkan asal sifatnya curhat," kata Thoha lagi. (*)


Penulis: Yudi Hadi

Editor: Aspian

Tags:

Pilkada 2018Berita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pilkada 2018.