Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pilkada 2018

Soal Kekalahan di Pilkada, Jaang: Jangan Cari Kambing Hitam

Koran Kaltim
29 Juni 2018
353 views
1 min
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kaltim, Syaharie Jaang

SAMARINDA -  Meskipun saat ini hasil perhitungan cepat atau quick count sementara menyatakan pasangan calon nomor urut 3 di peringkat teratas, 

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kaltim Syaharie Jaang yang juga mengikuti kontes Pilkada Kaltim mengatakan hal tersebut sudah biasa di dalam kompetisi. 

“Ngga ada masalah jadi tidak perlu ada evaluasi di partai karena semua sudah berbuat yang terbaik dan maksimal. Kami tidak boleh mencari kambing hitam,” ucapnya.

Padahal Kota Samarinda bisa menjadi salah satu lumbung suara partai demokrat, mengingat dua kali periode Jaang menang dalam pemilihan Walikota Samarinda.

“Hasil yang ada saat ini sudah menjadi ketentuan dan takdir yang harus diterima lapang dada. Jadi tidak perlu mencari - cari siapa kambing hitam,” tegasnya kembali. (sn318)


Tags:

Pilkada 2018Berita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pilkada 2018.