KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Suasana di lapangan sepak bola mini atau mini soccer Aubry Jalan Ir H Juanda pada Sabtu (26/7/2025) pagi tadi terlihat ramai.
Ditempat tersebut mulai pukul 07.00 WITA, digelar pertandingan persahabatan sepak bola mini sekaligus silaturahmi antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan wartawan dari seluruh media yang ada di Kota Samarinda dan tergabung dalam Jurnalis Football Club (JFC).
Presiden PKS H Almuzzammil Yusuf memimpin rombongan partai politik berlogo bulan sabit dan padi ini dan membawa misi utama, melalui olahraga melawan narkoba. “Kami ingin menularkan semangat berolahraga disemua kalangan termasuk para wartawan sekaligus silaturahmi karena melalui olahraga juga bisa menghindarkan semua orang dari bahaya narkoba,” ujar Almuzzammil dalam wawancara usai pertandingan.
Momen kehangatan terlihat dari suasana pertandingan yang dipenuhi tawa dan sportivitas serta keakraban tersebut. Dalam laga persahabatan yang digelar dalam waktu 2x15 menit itu JFC Samarinda unggul 4-3 atas Tim PKS.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim
H Dedi Kurniadi mendampingi Almuzzammil. Terlihat juga Wakil Ketua dan Anggota dari Komisi III DPRD Samarinda Arif Kurniawan dan Abdul Rohim yang keduanya merupakan politisi dari PKS.
“Kalah menang bukan tujuan utama, yang penting kita semua berolahraga, membangun tubuh yang sehat dan jiwa yang sportif,” tegas Almuzzammil.
Menurut pria yang juga hobi sepak bola ini, olahraga seharusnya menjadi budaya sejak usia dini, tak sekadar hiburan, melainkan sebagai cara menjaga generasi muda dari ancaman narkoba yang saat ini menyebar hingga pelosok desa.
“Kami ingin semua aktif berolahraga. Kalau mereka sehat, akan jauh dari bahaya narkoba. Bahaya narkoba itu luar biasa,” ucapnya.
Almuzzammil sendiri mengaku rutin berolahraga dan mendorong masyarakat untuk melakukan hal serupa, meski dengan aktivitas yang sederhana dan murah.
Olahraga juga bisa dijadikan syiar kemanusiaan, bahkan memiliki nilai syiar keagamaan. “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dibanding mukmin yang lemah. Olahraga itu bukan cuma untuk tubuh, tapi juga membentuk karakter,” ungkap pria yang terpilih jadi Presiden PKS sejak Juni 2025 lalu menggantikan Ahmad Syaikhu,
Terkait kondisi Kalimantan Timur yang termasuk daerah rawan peredaran narkoba, Almuzzammil menekankan pentingnya pembangunan fasilitas olahraga hingga ke tingkat desa dan kelurahan. “Turki bisa jadi contoh. Mereka membangun fasilitas olahraga diberbagai komunitas, bahkan sampai di tingkat kecamatan. Anak-anak tidak cuma duduk main gadget, tapi punya ruang gerak yang positif,” paparnya.
Almuzzammil mengajak seluruh masyarakat untuk menghidupkan budaya olahraga, terutama di kalangan pemuda yang kini mendominasi kelompok pemilih pemula. “Pada Pemilu 2024 kemarin, pemilih muda lebih dari 50 persen, kedepan tentu bisa mencapai 60 persen. Jadi anak-anak muda harus dibina lewat kegiatan positif seperti olahraga, baik jalan kaki, bersepeda, bulutangkis atau mini soccer seperti sekarang ini,” jelas Almuzzammil.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim Abdurrahman Amin menyambut positif kegiatan ini. “Harapannya, apa yang dilakukan PKS ini bisa diikuti partai politik lain, melawan narkoba melalui olahraga. Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif seperti ini,” ujar Rahman, sapaan akrabnya.
Terpisah, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kaltim Sukri Ummi berharap silaturahmi antara PKS dengan para jurnalis tak terputus. “Kami berterima kasih dengan kehadiran Presiden PKS dan berharap kegiatan ini bisa kembali digelar di lain waktu. Jalingan silaturahmi jangan sampai putus, melalui olahraga selain badan sehat tentu semua bisa saling menjaga kebersamaan,” ujar Sukri.
Editor: Aspian Nur




