Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan terus mendorong kesadaran politik generasi muda.
Saat menjadi pembina upacara pada apel Senin (22/9/2025) pagi tadi di SMAN 3 Balikpapan, Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudho Lelono pun menjadikan kesempatan itu untuk bersosialisasi dan pendidikan pemilih kepada 1.058 siswa.
Ditegaskannya, para siswa yang saat ini duduk dibangku SMA pada 2029 mendatang sudah masuk usia pemilih. Karena itu sejak dini mereka perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menggunakan hak suara.
“Partisipasi masyarakat dalam Pemilu sangat penting. Sebagai warga kota, kita memiliki kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, kesehatan, listrik, hingga keamanan. Semua itu merupakan hasil dari kebijakan politik. Karena itu, pemilih harus sadar keputusan politik sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari,” kata Yudho pada kesempatan itu.
Sikap apatis atau tidak menggunakan hak pilih justru akan merugikan masyarakat itu sendiri. Kalau publik tidak peduli terhadap proses politik, maka mereka turut andil menjadi warga yang tidak bertanggung jawab terhadap masa depan kota khususnya di Balikpapan.
Tingkat partisipasi pemilih juga berpengaruh pada legitimasi pemimpin, baik di eksekutif maupun legislatif. “Semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin kuat pula legitimasi pemimpin terpilih,” sebut Yudho lagi.
KPU Balikpapan pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemilih pemula untuk memilih berdasarkan rekam jejak dan visi misi calon, bukan sekadar janji atau iming-iming sesaat. "Melalui sosialisasi ini, Kami berharap kesadaran politik dapat tumbuh sejak dini, sehingga demokrasi di Kota Balikpapan dapat berjalan lebih sehat dan partisipatif," tutup Yudho.
Editor: Aspian Nur




