Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Kesadaran politik menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk menentukan masa depan bangsa. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang terus mendorong peningkatan pemahaman politik di kalangan pelajar melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi pemilih pemula.
Kegiatan tersebut digelar di Kantor KPU Bontang dengan mengundang pelajar SMA Negeri 1 Bontang, Selasa (14/10/2025). Agenda tersebut difasilitasi oleh Kesbangpol Kota Bontang.
Komisioner KPU Bontang, Rina Megawati mengatakan bahwa agenda ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menanamkan kesadaran politik sejak dini.
“Tahun ini kami melaksanakan 11 kali kegiatan sosialisasi, delapan kali untuk pelajar dan tiga kali untuk mahasiswa,” ujarnya kepada Korankaltim.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman tentang dasar-dasar politik dan kepemiluan, mulai dari pengertian partai politik, proses pelaksanaan pemilu, hingga jenis pelanggaran yang kerap terjadi, seperti money politics dan black campaign.
Menurut Rina, istilah-istilah tersebut masih asing bagi sebagian besar pelajar. Padahal, dua hal itu merupakan bentuk pelanggaran yang paling sering ditemukan dalam setiap penyelenggaraan pemilu.
“Sebagian besar peserta berusia 17–18 tahun. Artinya, di pemilu mendatang mereka sudah punya hak pilih. Karena itu, penting bagi mereka memahami apa itu politik dan bagaimana bersikap secara bijak dalam menentukan pilihan,” jelasnya.
Ia berharap, melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat menjadi pemilih yang cerdas dan rasional dalam memilih calon pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Jangan sampai memilih karena iming-iming uang atau faktor kasihan. Pilihlah berdasarkan rekam jejak, visi, dan integritas calon,” tegasnya.
Ia menambahkan, generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia. Menurut dia, masa depan bangsa ada di tangan anak-anak muda. Karena itu, tidak ada lagi alasan untuk apatis terhadap politik.
Editor: Erwin




