Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Politik

Ardiansyah Sulaiman Tegaskan Lima Pilar Perjuangan Kader PKS Kaltim

Koran Kaltim
31 Desember 2025
0 views
3 min
Ketua DPW PKS Kaltim, Ardiansyah Sulaiman, ingatkan kader soal kepercayaan publik terhadap partai.(Istimewa)

Penulis: Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan sejumlah pesan ideologis dan strategis.

Arahan itu ditujukan kepada para kader sebagai upaya memperkuat semangat perjuangan di tengah dinamika sosial dan politik nasional yang terus berkembang.

Ia menekankan pentingnya fondasi nilai keislaman sebagai landasan gerak politik PKS dan mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. 

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan,” katanya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Menurutnya, hadis tersebut menjadi pedoman utama dalam membentuk karakter kader yang tangguh dan berdaya guna bagi umat dan bangsa.

Ardiansyah menegaskan kekuatan seorang kader tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga mencakup kekokohan iman, kematangan akhlak, serta etos kerja yang tinggi. 

Mukmin yang kuat adalah pribadi yang mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan lebih dicintai oleh tuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga memaparkan konsep lima “rumah perjuangan” yang harus dijadikan pegangan oleh seluruh kader PKS.

Rumah pertama adalah rumah tangga, yang dipandang sebagai madrasah awal dalam membentuk generasi dan masyarakat yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing.

Rumah kedua adalah rumah ibadah, khususnya masjid. Masjid dinilai sebagai pusat pembinaan spiritual sekaligus sumber energi sosial. 

Ia mengajak para kader untuk memperbanyak ibadah, menjaga salat berjamaah, dan menghidupkan masjid sebagai ruang silaturahmi serta interaksi sosial dengan masyarakat.

Rumah ketiga adalah Rumah PKS, yang berfungsi sebagai wadah penguatan soliditas, militansi, serta kekompakan kader dalam menjalankan visi dan misi partai.

Rumah keempat disebut sebagai rumah kebangsaan, yakni ruang pengabdian bagi kader PKS untuk terus berkontribusi secara arif dan solutif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sementara itu, rumah kelima adalah rumah kemanusiaan, yang dimaknai sebagai bentuk dakwah yang berkelanjutan dan melampaui sekat-sekat sosial. 

“Rumah kemanusiaan adalah wujud perjuangan yang tidak mengenal lelah demi kemaslahatan umat dan bangsa,” ujarnya.

Selain penguatan ideologis, DPW PKS Kaltim juga mulai menyusun langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. 

Diakuinya, fokus utama partai adalah optimalisasi pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bupati Kabupaten Kutim itu menyebutkan arahan Presiden menekankan pentingnya peran partai politik dalam memaksimalkan pelayanan kepada rakyat. Langkah itu guna meraih kepercayaan dan simpati masyarakat, baik di tingkat nasional maupun di Kaltim.

Menurutnya, sebagian program pelayanan tersebut telah mulai diimplementasikan sejak Oktober lalu. 

Partai politik, kata Ardiansyah, harus mampu menjadi sarana kontribusi nyata bagi masyarakat melalui perumusan visi dan misi yang jelas serta terukur.

Salah satu program strategis yang menjadi perhatian serius adalah Program Rumah Keluarga Indonesia, yang diproyeksikan sebagai ujung tombak pelayanan sosial PKS. 

Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. 

Program-program unggulan tersebut nantinya akan dirumuskan secara sistematis dalam indeks kerja program. Kemudian, akan dijabarkan lebih lanjut melalui Rencana Kerja dan Anggaran partai sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pemilu 2029.


Editor: Erwin

Tags:

PolitikBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Politik.