Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Timur menegaskan tidak akan lagi mengusung Rudi Mas’ud sebagai calon gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2029 mendatang.
Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin menyatakan keputusan tersebut telah menjadi sikap final partai, terlepas dari skema pemilihan gubernur yang akan berlaku nantinya. “PKB Kaltim tidak akan lagi mengusung Rudi sebagai calon gubernur Kaltim 2030, apapun skemanya baik dipilih lewat DPRD maupun langsung oleh rakyat,” tegas Udin, sapaan akrab Syafruddin kepada Korankaltim.com Rabu (8/4/2026).
Keputusan itu diambil karena PKB menilai sudah tidak lagi sejalan dengan Rudi Mas’ud dalam arah politik dan komunikasi. “PKB Kaltim merasa sudah tidak sejalan dengan Rudi Mas’ud. Maka pilihan kami adalah tidak lagi mengusung,” jelasnya.
Keputusan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari dinamika komunikasi politik hingga penilaian terhadap kinerja pemerintahan saat ini. Masih banyaknya posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang belum definitif dan masih dijabat pelaksana tugas (Plt) jadi sorotan.
“Mana ada gubernur yang sudah dilantik lebih dari setahun, tapi kepala OPD-nya dibiarkan kosong. Kurang lebih ada 12 OPD yang masih dijabat Plt. Kalau gubernurnya punya visi dan kinerja, tentu diisi,” papar Udin lagi.
Kondisi tersebut berdampak pada kurang maksimalnya pelaksanaan program pemerintah karena keterbatasan kewenangan pejabat Plt. “Plt itu hanya penyelenggara administrasi, bukan pengambil kebijakan maupun eksekutor. Ini jadi salah satu kendala kenapa program-program belum berjalan maksimal,” tambahnya.
Untuk menghadapi Pilgub Kaltim 2029, PKB sudah menyiapkan kader internal sebagai calon potensial. Salah satu nama yang disebut adalah Fahmi selain sejumlah kader lain seperti Sutomo Jabir. “Kami punya kader sendiri untuk 2030. Yang utama adalah Fahmi, tapi ada juga kader-kader lain yang siap,” ungkap Udin.
Keputusan PKB untuk tidak lagi bersama Rudi Mas’ud pada kontestasi politik mendatang sudah bersifat final. “Sudah tidak bersama lagi, itu final,” tutup Udin.
Editor: Aspian Nur




