Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltim, menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pendidikan politik, yang juga dirangkai dengan kegiatan halal bihalal di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh kader dari berbagai tingkatan, mulai dari pengurus daerah hingga cabang, sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal partai usai momentum Idulfitri.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Kaltim Bambang Soepriyadi menegaskan, Rakorda dan pendidikan politik, yang dipadukan dengan halal bihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi memiliki makna strategis bagi partai.
“Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga bagian dari penguatan organisasi dan pendidikan politik bagi kader,” ujar Bambang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan mempererat hubungan antar kader Demokrat di Kaltim, terutama menjelang agenda-agenda penting partai.
“Kami ingin memperkuat kebersamaan dan soliditas kader menjelang agenda penting seperti musyawarah daerah dan musyawarah cabang,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali nilai-nilai perjuangan partai serta meningkatkan kualitas dan integritas kader di seluruh tingkatan.
“Ini juga bagian dari konsolidasi untuk mendukung dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” tambah Bambang.
Sementara Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Irwan Fecho menekankan pentingnya pendidikan politik yang berkelanjutan bagi seluruh kader, khususnya di Kaltim.
Pendidikan politik tidak hanya bertujuan membentuk jati diri kader, tetapi juga menanamkan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Yang paling penting, kader harus terus bersama rakyat dan membantu rakyat. Inshaallah, dari situ rakyat akan membentuk dan memperkuat kami,” ujar Irwan.
Irwan juga mengingatkan seluruh anggota legislatif, ketua DPC hingga pengurus DPD untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.
Sinergi yang baik antara kader partai dengan pemerintah kabupaten/kota hingga provinsi sangat diperlukan, terlebih dalam situasi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
“Dengan koordinasi yang baik, kita bisa membantu mengoptimalkan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pengembangan wilayah, ekonomi kreatif, pekerjaan umum, transportasi, hingga persoalan tata ruang dan pertanahan,”pungkas Irwan.
Editor: Aspian Nur




