Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul kabar Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin meminta kadernya di DPRD Kaltim untuk meninjau kembali keputusan terkait hak angket.
Padahal, sejumlah kader PAN di DPRD Kaltim sebelumnya dikenal sebagai legislator yang vokal dalam mendorong penggunaan hak angket.
Penggunaan hak angket sendiri dinilai sebagai bentuk kepedulian dan respons DPRD terhadap aspirasi masyarakat, khususnya pascaaksi 214 yang digelar sebelumnya.
Bahkan, berkas persetujuan hak angket telah ditandatangani oleh enam fraksi dan diserahkan pada Senin (4/5/2026). Dokumen tersebut turut ditandatangani Sigit Wibowo selaku Ketua Fraksi PAN-NasDem.
Namun, berdasarkan informasi yang beredar, Erwin meminta kader PAN di Karang Paci agar lebih berhati-hati serta melakukan kajian ulang terhadap rencana penggunaan hak angket tersebut.
“Kita harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jangan sampai bola panasnya nanti malah ke kita juga,” kata Erwin belum lama ini.
Sementara empat kadernya di Karang Paci, yakni Sigit Wibowo, Baharuddin Demmu, M Darlis Pattalongi dan Abdul Rahman Agus lebih memilih tak memberikan tanggapan.
Kepada media ini, Baharuddin Demmu enggan memberikan komentar mengenai informasi yang berkembang.
“Coba konfirmasi ke ketua fraksi (Sigit) karena dia yang komunikasi langsung dengan Ketua DPW PAN. Maaf ya,” kata Demmu pada Korankaltim.com.
Sama dengan Demmu, saat dikonfirmasi media ini, Sigit enggan memberikan keterangan dan mengarahkan untuk langsung ke ketua DPW.
“Langsung ke ketua (Erwin) saja ya,” katanya Singkat.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin, masih belum memberikan respons terkait kabar ini.
Editor: Erwin




