Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Status Profesi Tetap Melekat Meski di Luar Jam Kerja, Komisi IV Minta Tenaga Kesehatan Jaga Sikap Komunikasi

Adi Putra
10 Agustus 2026
0 views
2 min
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Status sebagai tenaga kesehatan dinilai tidak berhenti ketika seorang dokter atau perawat meninggalkan ruang pelayanan. Di ruang digital sekalipun, identitas profesi tetap melekat dan setiap ucapan berpotensi membentuk persepsi masyarakat terhadap sosok maupun institusi tempatnya bekerja.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie yang menyebut kasus yang melibatkan dokter Rumah Sakit Umum Daerah Inche Abdoel (RSUD IA) Moeis hingga menjadi sorotan publik harus dijadikan pelajaran bagi seluruh tenaga kesehatan dalam menjaga sikap dan komunikasi, termasuk di luar jam kerja. Latar belakang profesi membuat masyarakat akan tetap memandang seseorang berdasarkan status pekerjaannya. Oleh sebab itu, batasan antara ruang pribadi dan profesional hendaknya disikapi secara bijaksana. 

“Jangan berpikir karena di luar jam kerja, status profesinya ikut hilang,” tegas Novan.

Politikus Partai Golkar tersebut mengingatkan pentingnya kehati-hatian bagi para tenaga kesehatan saat menyampaikan pendapat di ruang publik. Terlebih, masyarakat yang tengah menghadapi persoalan kesehatan berada dalam kondisi emosional yang sangat membutuhkan empati serta kepastian. Ucapan yang disampaikan tanpa mempertimbangkan kondisi penerima pesan berisiko memicu persoalan yang lebih luas.

Novan turut menyoroti dampak komentar personal yang berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap institusi. Seluruh tenaga kesehatan pun diminta memahami konsekuensi dari setiap bentuk komunikasi di ruang publik. Kekeliruan dalam pemilihan kata maupun perubahan nada bicara saat berhadapan dengan pasien berisiko ditafsirkan berbeda oleh masyarakat.

“Gara-gara salah ucap atau ketus saja, namanya orang sakit, mendengar nada naik satu oktaf saja tanggapannya sudah berbeda,” papar Novan.

Sebagai lembaga legislatif yang membidangi urusan kesehatan, Komisi IV berkomitmen untuk terus menampung aspirasi, serta laporan masyarakat terkait pelayanan fasilitas kesehatan, baik di tingkat rumah sakit maupun puskesmas.

“Paling tidak, kejadian ini menjadi pelajaran bersama bagi kedua belah pihak, baik dokter maupun tenaga kesehatan,” pungkas Novan. 

Editor: Aspian Nur

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Samarinda.