Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Rice Cooker Diduga Pemicu Kebakaran Bengkel di Jalan Padat Karya Sempaja Utara, Seorang Lansia Luka Bakar Ringan

Koran Kaltim
11 Agustus 2026
0 views
2 min
Kebakaran saat melanda bengkel di jalan Padatkarya Sempaja. (Foto: Adnan/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan yang digunakan sebagai bengkel las dan tempat pembuatan pagar di Jalan Padat Karya RT 08, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda Selasa (11/8/2026) siang tadi. Api diduga muncul dari tempat memasak dan memanaskan nasi atau rice cooker.

Kebakaran terjadi ketika penghuni rumah meninggalkan bangunan untuk pergi ke tempat pembuangan sampah karena ada kegiatan di lokasi tersebut. Saat ditinggalkan, proses memasak nasi diduga masih berlangsung.

Pemilik rumah Supito mengatakan, saat kejadian terdapat anggota keluarganya di rumah. Namun aktivitas memasak kemudian ditinggalkan sementara karena penghuni harus pergi ke tempat pembuangan sampah.

“Tadi itu masak pakai rice cooker Di rumah ada ibu, cuma tadi masak itu ditinggal ke tempat pembuangan sampah karena ada acara di situ,” ujar Supito.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan api mulai muncul. Setelah kembali ke rumah sekitar pukul 14.00 WITA bangunan tersebut sudah dalam kondisi terbakar.

“Saya tadi keluar sekitar jam 1, pulang jam 2 sudah habis. Jadi enggak lihat kejadiannya,” katanya.

Bagian belakang bangunan menjadi salah satu area yang terdampak cukup parah. Barang-barang yang berada di dalam ruangan tersebut juga tidak sempat diselamatkan.

“Bagian belakang tadi enggak bisa menyelamatkan apa-apa. Cuma penuh baju-baju di situ,” ungkapnya.

Sementara Narahubung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda Hery Suhendra mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.47 Wita.

“Yang terbakar ini adalah bengkel las, pembuatan pagar juga. Penyebabnya sementara masih diduga arus pendek listrik,” kata Hery.

Namun berdasarkan keterangan penghuni, sebelum kebakaran terjadi terdapat aktivitas memasak nasi menggunakan rice cooker yang kemudian ditinggalkan.

“Penghuni menjelaskan sedang memasak nasi menggunakan magic com. Kemudian ditinggalkan untuk melakukan kegiatan di tempat penampungan sampah,” jelasnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Posko 2 Disdamkarmat Samarinda menurunkan dua unit armada. Petugas juga mendapat bantuan dari relawan pemadam kebakaran (Redkar). Proses pemadaman berlangsung relatif cepat dan tidak mengalami kendala berarti di lapangan.

“Alhamdulillah tidak ada kendala. Penanganannya juga cukup cepat, tidak sampai satu jam,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, seorang perempuan lanjut usia dilaporkan mengalami luka ringan berupa lecet dan sedikit luka bakar. Petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran dan memastikan penyebab pasti kejadian.

Editor: Aspian Nur

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.