Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

PWI Kaltim dan SKK Migas Gelar UKW, Perkuat Kompetensi Wartawan di Era Digital

Koran Kaltim
9 September 2026
0 views
•3 min
Pembukaan Uji kompetensi wartawan yang di gelar di Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kota Samarinda pada Rabu (9/9/2026). (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Arus informasi yang semakin cepat membuat wartawan menghadapi tantangan besar. Sebuah peristiwa dapat menyebar dalam hitungan detik melalui berbagai platform digital, sehingga wartawan tidak hanya dituntut cepat menyampaikan berita, tetapi juga mampu memastikan informasi yang disajikan akurat, terverifikasi, dan berimbang.

Tantangan tersebut menjadi bagian dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Samarinda selama dua hari, 9-10 September 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda ini diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Radio Republik Indonesia (RRI). Pelaksanaan UKW kali ini dipercayakan kepada Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Pikiran Rakyat sebagai lembaga penguji.

Direktur Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Pikiran Rakyat Refa Riana mengatakan, UKW bukan sekadar proses untuk memperoleh sertifikasi kompetensi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari para penguji yang memiliki pengalaman di dunia jurnalistik.

“Tidak ada yang sia-sia. Kami berharap rekan-rekan selalu lulus kompetensi di kelasnya masing-masing dan mendapatkan tambahan pengetahuan serta pengalaman,” ujar Refa pada Rabu (9/9/2026).

Ia mengimbau seluruh peserta mengikuti setiap tahapan ujian secara serius dan menyelesaikan tugas yang diberikan para penguji dengan maksimal. 

“UKW ini diharapkan meningkatkan kemampuan peserta dalam menjalankan profesinya sebagai wartawan,” tambahnya.

Dewan Pengawas RRI, Endriman Butar Butar menyoroti perkembangan industri media yang semakin kompetitif di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi. Ia menyebut jumlah media online di Indonesia telah mencapai sekitar 43 ribu, namun hanya sebagian yang telah terverifikasi secara faktual.

“43.000 media online saat ini yang ada di Indonesia. Tapi hanya 900 yang terverifikasi,” katanya.

Menurut Endriman, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kompetensi dan profesionalitas wartawan. Ia mengingatkan peserta agar tetap menguasai prinsip dasar jurnalistik, termasuk penerapan 5W+1H, pemisahan fakta dan opini, serta kemampuan menentukan sudut pandang atau angle berita.

“Kalau dari 5W+1H hilang, mencampurkan fakta dan opini, kacau sudah,” tegasnya.

Sementara itu, Manager Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi Lely Sondakh mengatakan, UKW menjadi kesempatan bagi wartawan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalistik.

“Kecepatan memang penting, tetapi akurasi, verifikasi, dan kredibilitas berita tetap menjadi yang utama,” ujar Lely.

Ia berharap wartawan dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional, kritis, dan berimbang serta tetap berpegang pada kode etik. Terlebih, pemberitaan mengenai industri hulu migas memiliki kompleksitas dan melibatkan berbagai kepentingan.

“Media adalah mitra yang strategis. Kami berharap komunikasi dan kolaborasi yang sudah terbangun selama ini tetap berlanjut secara terbuka dan profesional,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.