Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Hadiri Yudisium 125 Guru PAUD-TK di UWGM Samarinda, Hendra Wahyudi Dorong Sertifikasi

Adi Putra
18 September 2026
0 views
•2 min
Foto bersama ketika yudisium di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. (fOTO: Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sebanyak 125 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) asal Kabupaten Paser menyelesaikan pendidikan melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Para tenaga pendidik ini mengikuti yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda, Jumat (18/9/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi mengatakan, kelulusan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga pendidik PAUD.

Program RPL khusus guru TK dan PAUD ini telah dijalankan Pemkab Paser sejak 26 Oktober 2024. Langkah yang diinisiasi DPRD Paser itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas sekaligus kesejahteraan para pendidik.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada UWGM Samarinda yang selama ini sudah bekerja sama dengan Pemkab Paser,” kata Hendra.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para peserta diharapkan dapat melanjutkan ke proses sertifikasi keguruan, yang nantinya membuka peluang bagi para guru untuk memperoleh tunjangan sehingga kesejahteraan mereka ikut meningkat.

“Sehingga dengan sertifikasi itu, tentunya mereka berhak menjadi guru dan harapannya mereka bisa mendapatkan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) atau tunjangan dari APBN,” lanjutnya.

Kendati demikian, tahapan kelulusan ini masih berlanjut. Setelah 125 peserta menyelesaikan yudisium, dua gelombang berikutnya siap menyusul dengan masing-masing diikuti 111 dan 60 peserta.

Peningkatan kualifikasi guru juga diharapkan memberi dampak terhadap pembangunan daerah, terutama dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta kualitas SDM di Kabupaten Paser.

Inisiatif ini memanfaatkan alokasi belanja wajib (mandatory spending) pendidikan sebesar 20 persen. Pemkab Paser, kata dia, berupaya mengarahkan sebagian anggaran pendidikan yang selama ini banyak digunakan untuk kebutuhan fisik agar turut menyentuh pengembangan SDM.

“Kita coba berspekulasi bagaimana ini kita coba geser di sumber daya manusianya,” tandasnya.

Editor: Erwin

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Samarinda.