Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Jasad Pria Mengambang di Sungai Mahakam Teridentifikasi, Sebelumnya Menceburkan Diri

Koran Kaltim
22 September 2026
0 views
•2 min
Jasad yang ditemukan di perairan Sungai Mahakam saat dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Samarinda. (Foto: Adnan/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Jasad pria yang sebelumnya dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Mahakam ditemukan mengambang di kawasan tambatan kapal PT Rezeki Abadi, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Senin (21/9/2026) malam.

Pria tersebut diketahui bernama Budi Harianto (46), warga Jalan KH Harun Nafsi, Samarinda Seberang. Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga mendatangi RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dan melihat langsung jasad yang ditemukan.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Ipda Roy Sihombing, mengatakan jasad yang ditemukan tersebut merupakan pria yang sebelumnya dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Mahakam pada Sabtu (20/9/2026) malam.

“Pernyataan awalnya, benar orang yang terjun pada malam itu adalah yang ditemukan. Keluarga sudah melihat langsung dan menyatakan bahwa benar ini keluarga mereka yang sempat hilang,” ujar Roy, Selasa (22/9/2026).

Sebelumnya, identitas pria yang menceburkan diri belum diketahui polisi. Saat itu, petugas hanya mengantongi ciri-ciri berupa rambut gondrong, mengenakan baju abu-abu dan celana pendek putih.

Ciri tersebut kemudian mengarah kepada Budi yang sebelumnya dikejar warga di kawasan perusahaan Unit Traktor, Kelurahan Loa Bakung. Pria tersebut diduga hendak melakukan aksi kejahatan sebelum melarikan diri hingga ke tepian Sungai Mahakam.

Saat berada di pinggir sungai, Budi memilih menceburkan diri ke arus sungai. Warga sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan sebatang kayu agar dapat digunakan sebagai pegangan.

Namun, kayu tersebut tidak berhasil diraih karena jaraknya terlalu jauh. Pencarian kemudian dilakukan malam itu dengan melibatkan personel Polairud dan relawan yang menyisir perairan menggunakan speedboat.

Hingga pencarian berakhir, Budi belum ditemukan. Sehari berselang, sekitar pukul 21.00 Wita, warga di kawasan tambatan kapal PT Rezeki Abadi menemukan jasad pria mengambang di permukaan Mahakam.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD AWS untuk pemeriksaan dan proses identifikasi. Setelah keluarga datang, jasad dipastikan merupakan Budi Harianto.

Roy mengatakan polisi masih mendalami rangkaian kejadian sebelum korban menceburkan diri ke sungai.

“Selanjutnya berkaitan dengan kronologis akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Jatanras Polresta Samarinda,” tutupnya.

Editor: Erwin

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.