Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
WEdisi Cetak Hari Ini

May Day di Kaltim, Nyaris Tak Ada Aksi Jalanan

Koran Kaltim
2 Mei 2018
649 views
3 min
AKSI MAY DAY : Ratusan pekerja di Kabupaten Kutim berunjukrasa di kantor DPRD. Di Samarinda, Kukar, Berau dan Paser para buruh  merayakannya dengan diskusi di dalam ruangan.

SAMARINDA - Peringatan Hari Buruh atau may day yang dirayakan setiap 1 Mei di Kaltim nyaris tanpa aksi. Sangat berbeda dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, polisi bersama pemerintah daerah melokalisir aksi jalanan para buruh dengan membuka sesi diskusi di dalam ruangan untuk mewadahi aspirasi para buruh.

Di Samarinda, tak ada aksi jalanan para pekerja yang sampai membuat jalanan macet. Lalu lintas di gubernuran lancar. Seluruh perwakilan pekerja diarahkan ke GOR Segiri yang disiapkan untuk menjadi ajang pelampiasan masalah para pekerja. Ada 500-an pekerja yang tergabung dalam KSBSI, KSPSI, SPKEP dan Kahutindo. Ketua Konsolidasi Kaltim KSBSI, Sulaeman Hattase mengatakan dalam aksi May Day tahun ini ada lima tuntutan yang disampaikan yakni tenaga asing, tambang batubara di sanga-sanga, UMP, BPJS dan tenaga honorer yang mengabdi puluhan tahun untuk diangkat menjadi pegawai. “Kami minta kepada gubernur untuk membentuk tim investigasi, agar tidak ada tenaga asing yang bekerja di Kaltim ini,” ujar Sulaeman.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menuturkan perayaan May Day tidak harus dengan aksi demonstrasi. “Jadi tidak perlu dengan demo, dengan acara bersama seperti ini, saya kira kami bisa mendengarkan aspirasi. Ada yang menjadi porsi pemerintah pusat akan saya lanjutkan, yang menjadi porsi saya akan saya laksanakan” kata Awang pada awak media.

“Sesuai prediksi, tidak ada demo,” kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto. Pantauan media ini, usai upacara para buruh dihibur dengan musik dangdut.

Di Kutim, ribuan buruh yang tergabung dalam dalam Persaudaraan Pekerja Muslim (PPMI) Kutai Timur (Kutim) dan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kutim, Selasa (1/5). Ribuan pekerja tersebut berasal dari 19 Persaudaraan pekerja Anggota (PPA) dari perwakilan tiap perusahaan. Ada tiga tuntutan yang disampaikan, pertama meminta pemerintah menindak perusahaan yang masih membayar upah di bawah upah minimum. Kedua, meminta pemerintah menghapuskan sistem outsourching. Dan terakhir maminta segera diangkat menjadi karyawan tetap.

“Masih banyak perusahaan menindas buruh tapi tidak memberikan upah layak,” teriak Ketua DPW PPMI Kutim, Abdul Jasmin.

Permenaker nomor 19 tahun 2012 yang mengatur perihal outsourching, lanjut Jasmin, ternyata tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Banyak sekali warga asli Kutim yang tidak menjadi karyawan tetap, hanya menjadi buruh.

Di Kabupaten Berau, peringatan hari buruh polres menggagas diskusi sosial di Hotel Bumi Segah. Puluhan buruh yang tergabung di DPC FPE-KBSI Berau, DPC SBSI Berau, DPC SBSI FIKEP Berau hadir. Kapolres Berau, AKBP Peramuja Sigit Wahono menyatakan diskusi untuk mengubah mindset May Day yang indentik dengan aksi jalanan.

“Dalam diskusi buruh bertatap muka dengan Dinas Tenaga Kerja, Ketua DPRD Berau Hj Syarifatul Sadiah, dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan serta dari pihak Kepolisian Polres Berau,” terangnya.

Peringatan may day di Kukar para buruh, polisi, TNI dan Pemkab Kukar menggelar donor darah dan olahraga bersama. “Ini memang kesepakatan bersama dengan bupati, Dandim dan Ketua Serikat Buruh yang diisi dengan kegiatan positif,” kata Anwar Haidar.

Peringatan may day di Kabupaten Paser, buruh menghabiskan waktu peringatannya menghadiri silaturahmi di Lapangan Indoor Polres Paser. Ratusan buruh yang hadir dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI), Serikat Pekerja Sejahtera Paser (SPSP), Federasi Pertambangan dan Energi (FPE), Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Federasi Serikat Buruh se-Indonesia (FSBSI). Juga tampak perwakilan beberapa perusahaan yang ada di wilayah hukum Paser diantaranya PAMA, SUCOFINDO, BAGASKARA, SIMS, CARSURIN.

Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra menyampaikan kegiatan ini pertama kali dilakukan dalam sejarah peringatan May Day. “Kami hanya ucapkan syukur dari Polres Paser dan pemda terhadap peringatan Hari Buruh,” ujar Roy.

Ketua Serikat Pekerja Sejahtera Paser Agus Salim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres yang telah menggelar kegiatan May Day Is Fun Day. (sn318/dor/yul/ind/ami/dc1217)


Tags:

WEdisi Cetak Hari IniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori WEdisi Cetak Hari Ini.