Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
WEdisi Cetak Hari Ini

Hari Ini APT Pranoto Beroperasi

Koran Kaltim
24 Mei 2018
980 views
2 min
Hari Ini APT Pranoto Beroperasi

SAMARINDA - Kota Samarinda akhirnya resmi memiliki bandar udara (bandara) representatif. Terhitung, Kamis (24/5) Bandara APT Pranoto resmi beroperasi. Meski dirancang untuk penerbangan nasional bahkan internasional, sementara APT Pranoto melayani penerbangan lokal. Maskapai yang beroperasi, Express Air dan Susi Air sebagai penerbangan perintis.

Dinas Pehubungan Kaltim yang pontang-panting menyiapkan segalanya. Berbagai persiapan, mulai dari parkir kendaraan, persiapan maskapai, hingga jadwal penerbangan. Puncaknya, setelah terbit Sertifikasi Bandar udara (SBU) APT Pranoto dari Kemenhub.

Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong menyebut, persiapan soft opening dimulai sehari sebelumnya, Gubernur Kaltim menutup operasional Bandara Temindung.

Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Temindung, Wahyu Siswoyo menjelaskan terhitung sejak 24 Mei, sebanyak 180 pekerjanya siap pengoperasian perdana bandara. “Yang kontrak 120 orang, PNS 59 orang. Itu akan kami bagi tiga shift,” katanya.

Bandara Temindung Samarinda sudah resmi ditutup Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Rabu (23/5) kemarin. Setelah beroperasi selama 44 tahun bandara tersebut kini dicanangkan oleh Gubernur menjadi Politeknik Penerbangan pertama di Kalimantan.

“Pemanfaatan tahap pertama digunakan untuk Politeknik Penerbangan. Kita perlu memberi kesempatan putra daerah untuk juga menjadi pilot, navigator jadi petugas bandara juga pramugari, kita latih di sini,” ujarnya.

Persiapan operasi bandara, Kepala Dishub Kaltim menyatakan sudah siap 100 persen. Seluruhnya, dari sisi udara juga sisi darat sudah siap. Pengoperasian bandara ditandai dengan kedatangan pesawat Express Air dari Kabupaten Berau dan dilanjutkan dengan penerbangan perdana dari Bandara APT Pranoto menuju Kota Balikpapan oleh Susi Air. “Gubernur yang akan menyambut dan melepas kedatangan dan keberangkatan pesawat dair bandara hari ini,” kata dia.

Dia berharap, APT Pranoto sudah bisa melayani pemudik lebaran tahun ini. Dia berharap sudah ada maskapai yang bersedia melayani penerbangan dengan rute Samarinda-Makassar sebagai langkah awal.

Mendukung keamanan bandara, Polresta Samarinda telah menyiapkan personelnya guna pengamanan di kawasan bandara, kendati Polsek Bandara sendiri belum berdiri. “Petugas (polisi) yang biasa tugas di Bandara Temindung, kami tugaskan di Bandara APT Pranoto, dan kita pertebal lagi, minimal 12 personil dengan seorang perwira, itu bisa ditambah nantinya,” kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto.

Personil kepolisian nantinya terintegrasi dengan sejumlah fasilitas keamanan bandara. Perwira polisi berpangkat melati tiga itu menuturkan, pentingnya terdapat Polsek Kawasan Bandara, guna antisipasi terjadinya tindak pidana.

Terkait perencanaan pembangunan Polsek Bandara, Vendra berharap Polsek khusus pengamanan bandara itu sudah berdiri tahun depan. “Saya sadah membuat perencanaan awal dengan DPRD Kaltim bahkan sudah dialokasikan, tinggal penjajakan lanjutan, syukur 2019 sudah ada, ,” tandasnya. (rs/dor)

Tags:

WEdisi Cetak Hari IniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori WEdisi Cetak Hari Ini.