Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
WEdisi Cetak Hari Ini

Daging Sapi Diduga Dikartel

Koran Kaltim
28 Mei 2018
632 views
2 min
Daging Sapi Diduga Dikartel

BALIKPAPAN - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan inspeksi ke Rumah Potong Hewan (RPH) di daerah Graha Indah, Balikpapan Utara. Inspeksi dilakukan untuk memastikan penyaluran bahan pangan strategis khususnya daging sapi tidak terganggu selama Ramadan hingga Idulfitri nanti.

Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Balikpapan, Abdul Hakim Pasaribu mengatakan, jangan sampai Ramadan dimanfaatkan pedagang untuk menaikan harga di tengah pasokan yang mencukupi karena permintaan juga belum mengalami peningkatan.

“Memang untuk daging sapi segar belum ada harga batas atasnya karena baru daging beku yang diatur harganya oleh pemerintah yakni Rp80 ribu per kilogram,” kata Abdul Hakim yang mengajak Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan dari Polda Kaltim untuk menginspeksi RPH pada Sabtu (26/5) tengah malam lalu.

Dalam inspeksi itu diketahui, bahwa penetapan harga Rp120 ribu per kilogram daging sapi segar merupakan kesepakatan sesama pejagal. “Sebenarnya pengaturan harga adalah praktik kartel, tapi tidak semudah itu kita melakukan penegakan hukum, kita perlu juga mengetahui struktur biaya masing-masing pejagal,” ucapnya.

KPPU menginginkan tidak ada penahanan stok sapi hidup dari daerah sentra yakni Gorontalo dan terkadang dari NTT. Termasuk Pemkot Balikpapan pun diharapkan menjamin kelancaran pasokan hewan memamah biak tersebut sampai lebaran.

Sedangkan mengenai harga daging sapi terkini di pasar tradisional yang mengalami kenaikan menjadi Rp125 ribu per kilogram tidak harus terjadi karena tak ada alasan menaikan harga mengingat struktur biaya yang tak berubah dan pasokan juga mencukupi.

“Rantai distribusi sapi agak lebih pendek ketimbang ayam broiler atau ras. Sapi yang dipasok pedagang atau gabungan pedagang antar pulau diterima pedagang yang juga pejagal di kota ini kemudian masuk ke RPH. Daging dari sapi yang sudah disembelih itu kemudian disebar ke pedagang lainnya di pasar,” bebernya.

Kepala UPT RPH Balikpapan, Totok Tidarto menjelaskan 75 ekor sapi masuk ke RPH setiap Senin dan Kamis sehingga dalam seminggu bisa mencapai 150 ekor sapi dan penjagalan dilakukan pada tengah malam hingga pukul 03.00 Wita untuk 25 sampai 30 ekor sapi.

“Jumlah sapi yang dijagal tergantung permintaan pasar karena sekarang ada alternatif lain, masyarakat bisa memilih membeli daging sapi segar atau daging sapi beku yang memang harganya jauh lebih murah. Kalau daging dari RPH kami sebar ke pasar-pasar tradisional,” ungkapnya.

Ia mengakui penetapan harga daging sapi berdasarkan kesepakatan paguyuban pejagal.  “Nggak ada yang menaikan harga sendiri-sendiri, jadi harga yang keluar dari RPH tetap Rp120 ribu per kilogram, kalau ada kenaikan harga di pasar maka itu tergantung pedagangnya yang menjual,” pungkasnya. (hn518)

Tags:

WEdisi Cetak Hari IniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori WEdisi Cetak Hari Ini.