BALIKPAPAN – Pasangan suami istri (pasutri), Suwanto (46) dan Sunarsih (42) ditemukan tewas dengan luka jerat di leher mereka, Senin (17/9).
Pengusaha duco mobil itu ditemukan tak bernyawa di kediaman mereka, Jl Soekarno Hatta Kilometer 2, Strat 6 RT 47 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.
Suwanto ditemukan di dalam mobil berwarna merah milik pelanggannya yang diparkir di teras rumah mereka. Sementara istrinya, Sunarsih ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur. Keduanya diduga tewas akibat jeratan tali di leher.
Kedua korban ditemukan oleh kerabatnya, sekira pukul 11.00 WITA. Saksi saat itu curiga karena tak ada sahutan ketika memanggil kedua korban. Hanya terlihat tiga unit mobil milik pelanggan di pelataran rumah. Sedangkan pintu depan maupun samping tertutup rapat.
“Korban dievakuasi ke rumah sakit. Saya lihat ada luka di leher, ada bekas lilitan tali,” ujar Fudholi, salah seorang tetangga korban.
Ketua RT 47 Kelurahan Gunung Samarinda, M Abdi mengatakan, pintu rumah korban sempat didobrak polisi karena tertutup rapat. “Saat masuk ternyata ada ceceran darah di lantai,” kata Abdi.
Di dalam rumah korban, ditemukan tiga gelas air teh dan minuman dingin. Di dapur, juga terlihat ceret berisi air di atas kompor, serta es batu yang dikeluarkan dari kulkas. Sunarsih diduga dihabisi saat hendak membuat minuman.
Selain luka jeratan, juga terlihat lebam di bagian wajah korban. Dan matanya hampir keluar. Di leher dan mulutnya, masih terdapat seutas tali. Tali yang hampir sama juga ditemukan di mobil tempat suaminya dihabisi.
Usai menghabisi kedua korban, pelaku membawa kabur mobil Toyota Fortuner berpelat KT 1295 AY yang terparkir di pekarangan rumah korban.
Kurang dari delapan jam setelah jasad korban ditemukan, polisi berhasil meringkus dua orang pelaku.
US (49) dan IP (23), dicokok saat bersembunyi di sebuah rumah kerabatnya di kawasan Desa Karya Jaya, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. “Kami berhasil mengamankan pelaku saat bersembunyi di rumah keluarga,”ujar Kasubdit Jatanras Polda Kaltim Kompol Yohanes.
US dan IP mengaku telah menghabisi nyawa kedua korban. “Masih kami mintai keterangan,” tandasnya.
Sebelum meringkus pelaku di Samboja, tim gabungan Jatanras Polda Kaltim dan Polres Balikpapan terlebih menggerebek rumah pelaku di Perumahan Graha Mulawarman Blok D-14 Balikpapan Timur. Namun, pelaku tidak ditemukan. (yud)




