Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
WEdisi Cetak Hari Ini

RIBUT-RIBUT PI BLOK MAHAKAM, ISRAN PUNYA RENCANA LAIN

Koran Kaltim
14 November 2018
3.1K views
2 min
COver Koran Kaltim

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kutai Karanegara sedang bergejolak. Pejabat, aktivis hingga mahasiswa memprotes pembagian Participating Interest (PI) 10 persen di Blok Mahakam. Namun rupanya, Gubernur Kaltim Isran Noor justru punya rencana lain di balik pembagian kue migas itu.

Apa rencana Isran Noor? Mantan Bupati Kutai Timur ini justru menginginkan agar pembagian PI 66,5 untuk Pemprov Kaltim dan 33,5 persen untuk Kukar tak diributkan. Sebab, Kukar dan Kaltim mestinya berjuang bersama untuk meningkatkan PI 10 persen itu ke Pemerintah Pusat. Isran menyadari PI 10 persen yang diwariskan pusat amat sedikit. 

“Saya ndak terlalu tertarik dengan persoalan bagi PI 50:50 persen atau 66,5:33,5 itu. Aku tertarik itu ngurusi bagaimana lebih besar dapatnya Kaltim ini, bukan cuma 10 persen, 50 persen kalau perlu 100 persen,” cetus Isran ditemui saat penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Kecamatan Muara Wis, Selasa (13/11). 

“Kalau sepuluh persen itu, mohon maaf aja (tidak tertarik, Red),” sambung Isran.

Karena ingin memperjuangkan porsi yang lebih besar bagi daerah, Isran enggan mengumbar janji terkait tuntutan Kukar yang menginginkan PI 50:50.  

Ia juga meminta agar rakyat menunggu hasil. Urusan perjuangkan, biar ia yang ‘merayu’ Pemerintah Pusat. Isran dengan tegas menyebut memperebutkan porsi 10 persen itu hanya buang-buang energi.  “Saya ndak mau banyak janji lagi, tunggulah pada saatnya, kalian bakal tahu nanti bagaimana saya lakukan  sesuatu untuk rakyat Kalimantan Timur. 10 persen (saja, Red) direbutkan, ngehabisin baterai saja itu,” pungkasnya. 

Senin, awal pekan tadi,  ratusan warga Kukar yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Kukar Bersatu menggelar aksi “Kongres Rakyat Kukar Menggugat” menuntut revisi pembagian PI Blok Mahakam. 

Aksi yang diawali di gedung DPRD Kukar dan long march ke Kantor Bupati Kukar ini buntut rasa tak puas rakyat Kukar dengan porsi pembagian PI oleh Pemprov Kaltim. Kukar sebagai daerah eksploitasi Blok Mahakam menuntut pembagian PI minimal 50:50. Pembagian PI itu sendiri telah diteken Gubernur Kaltim sebelumnya, Awang Faroek Ishak. 

Koalisi Rakyat Kukar Bersatu berisi sejumlah organisasi, seperti KNPI Kukar, Sempekat Keroan Kutai, organisasi kemahasiswaan, hingga forum camat dan lurah.

Aksi Koalisi Rakyat Kukar Bersatu ini mendapat dukungan Plt Bupati Edi Damansyah dan Ketua DPRD Salehuddin yang ditandai dengan penandatanganan  kain sepanjang 100 meter. (rf218) 

Tags:

WEdisi Cetak Hari IniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori WEdisi Cetak Hari Ini.