Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Bontang Punya Wisata Alam Baru, Di sini Lokasinya....

Koran Kaltim
24 Januari 2018
8.4K views
1 min
MASIH ASRI : Hutan mangrove yang masih asri di Bontang Mangrove Park (BMP) bisa menjadi tujuan alternatif wisatawan yang berkunjung ke Bontang (Foto: Cholis/korankaltim.com

KORANKALTIM.COM- Wisata hutan mangrove Bontang Mangrove Park (BMP), sebentar lagi akan bisa dinikmati warga Bontang. Keaslian hutan mangrove bisa dilihat hanya di BMP.

Pengunjung bisa menyusuri hutan mangrove sepanjang 1,3 km melalui jembatan ulin, yang sengaja dibuat oleh Balai TNK. Anggaran sementara yang sudah digunakan adalah sebesar Rp5 miliar dari APBN. Untuk belajar dan mengenal ekosistem mangrove warga bisa datang ke Bontang Mangrove Park (BMP).

Di BMP ini warga bisa mendengar kicau burung dan aneka satwa mangrove seperti monyet, burung- burung air yang jumlahnya tidak kurang dari 27 jenis burung, seperti Burung Kuntul, Burung Cekaka, Bangau Tontong, dan Buaya.

Humas Balai TNK, Lita Kabanga dan Kordinator KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem) Edi Purwanto, mengatakan, BMP rencananga khusus dibuka untuk warga yang ingin mengetahui seluk beluk hutan mangrove yanh asli karena di BMP ini disediakan papan informasi berbagai jenis hutan mangrove.

Di BMP pun tidak diperkenankan untuk membawa makanan atau membunyikan musik. "Sehingga warga bisa langsung mendengar langsung suara burung-burung bernyanyi," ujar Lita. 

Di BMP inipun disediakan menara pengamatan satwa, untuk menunjang kegiatan bird waching setinggi 25 meter.(cil)


Penulis : Cholis

 Editor : Bambang Irawan

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.