Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Akhir Pekan, Pengunjung Membludak Kunjungi Hutan Mangrove Tanjung Batu

Koran Kaltim
27 Februari 2018
3.5K views
1 min
Hutan Mangrove di Tanjhuing Batu, berau yang jadi destinasi wisata baru di Kabupaten Berau. (Foto: INDra/korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Tak sia-sia Pemkab Berau meresmikan hutan mangrove di Tanjung Batu. Lokasi ini menjadi lokasi wisata baru bagi warga Berau yang ingin menyaksikan langsung hutan mangrove terpanjang se-Indonesia.

Sejak dibuka secara umum pada 20 Februari 2018 oleh Bupati Berau, Muharram, tercatat pengunjung atau wisatawan yang datang mencapai ribuan orang. Terlebih akhir pekan kemarin, sekitar 1.000 pengunjung mendatangi hutan mangrove yang saat ini dilegkapi dengan jogging track.

"Dari hasil laporan sementara, itu sekitar seribu lebih pengunjung atau wisatawan yang datang ke hutan mangrove Tanjung Batu. Selain menikmati keindahan, wisatawan yang datang juga menyempatkan diri untuk berkumpul bersama keluarga dan berfoto bersama," terang M Fajir selaku pengelola dari Javlec kepada Koran Kaltim.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Berau, Mappasikra menambahkan sebelum diresmikan pengunjung ke hutan mangrove Tanjung Batu belum begitu ramai. Seiring waktu, kunjungan wisatawan yang mencapai angka ribuan orang.

"Target kita, wisatawan yang datang tidak saja dari Berau dan kabupaten terdekat," kata dia.

Ke depan, hutan mangrove bisa dimanfaatkan untuk populasi bekantan dan buaya.

"Sehingga, pengunjung seketika masuk bisa tertantang melihat hewan liar di lahan seluas 1,7 hektare tersebut," pungkasnya.


 Penulis: Indra

 editor: Firman Hidayat

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.