Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Destinasi Wisata Baru di Kukar, Panas Bumi masih Perlu diKembangkan

Koran Kaltim
24 Oktober 2018
955 views
2 min
Kepala DESDM, Selamet Hadiraharjo

TENGGARONG - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (DESDM) Kutai Kartanegara mengejar agar potensi inovasi panas bumi bisa dikelola secara baik untuk dijadikan objek wisata baru di Kukar. 

“Sebetulnya untuk potensi panas bumi di Dondang itu kebetulan yang punya lahan itu dulu pernah mengusahakan namun tidak maksimal. Kami dari DESDM di samping kami terus menginventarisasi potensi-potensi lainnya, juga coba mendekati mereka yang punya lahan itu karena selama ini kan dikelola sendiri tanpa ada pendampingan dan ke depan pastinya tidak akan berkontribusi bagi daerah jika dikelola secara sendiri,” kata Kepala DESDM Selamet Hadiraharjo kepada Koran Kaltim. 

Menurut Selamet, selain memaksimalkan dan mendekati warga pemilik lahan di daerah Dondang untuk menentukan maket lokasi yang pas dikembangkan menjadi objek wisata, pihaknya juga terus mencari daerah lain lagi yang potensi panas buminya bisa dikembangkan. 

“Setelah kita lakukan inventarisir kebetulan kita temukan di daerah Tanah Pole dan setelah kami komunikasikan dengan masyarakat, mereka tertarik untuk sama-sama dikembangkan membuat kolam pemandian air panas bumi,” ungkapnya 

Yang sedikit menjadi pekerjaan bersama dari hasil inventarisir temua panas bumi dari DESDM ialah sumber yang ditemukan belum begitu besar, sehingga diperlukan pengeboran lebih lanjut untuk mengetahui sejauh mana kapasitas panas bumi yang bisa dihasilkan.

“Kita ini belum mendapatkan posisi sumber yang besar, kita melihat ada kecil dan kita komunikasi ke yang punya tanah untuk dikembangkan. Kalau di Jawa itu kan memang sumbernya memang besar panas buminya langsung dari Gunung Merapi. Jadi ke depannya itu ada semacam dibor dan mengetahui seberapa sih kapasitasnya,” jelasnya. 

“Rencananya untuk di Dandang itu untuk wisata kolam air panas bumi yang juga bermanfaat untuk terapi kesehatan dan wisata juga. Karena di wilayah sampingnya kita desain maket lokasi untuk seperti waterboom dan menjadi wisata pusat pemandian,” imbuh Selamet. (hei)

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.