Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Nikmatnya Sensasi Makan di Tengah Laut Bontang

Koran Kaltim
16 Februari 2019
2.6K views
2 min
Nikmatnya Sensasi Makan di Tengah Laut Bontang

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Berkunjung atau berwisata ke Bontang Kuala tidak lengkap rasanya tanpa mampir menikmati kuliner khas Bontang.  Apalagi makanan disantap di tengah-tengah laut. 

Bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi berbeda saat menyantap makanan, ada baiknya mencoba di Pondok Badak Badak.  Mungkin bisa menjadi alternatif untuk menghabiskan waktu libur sambil menikmati makanan khas Bontang Kuala, yaitu Sambal Gammi dan Ikan Bakar Belaurung. 

 Konsep makan lesehan berada di tengah laut perairan Bontang Kuala Ini tidak hanya memanjakan lidah, namun juga memanjakan mata dengan pemandangan laut dan angin yang sepoi-sepoi. Untuk sampai ke pondok badak-badak harus melalui jalur laut dari dermaga Bontang Kuala selama 3 sampai 5 menit. dengan menggunakan kapal perahu.

Setelah tiba di pondok, pengunjung bisa langsung memilih ikan yang masih segar yang diambilkan dari keramba. Adapun ikan yang di tawarkan adalah Kerapu, Bawis, Baronang, Ikan Putih, Cumi, Kepiting dan Kerang dan masih banyak lainnya, kemudian  ikan yang dipilih langsung dimasak khas Bontang Kuala yaitu Balaurung dan Gammi.

 Untuk harga yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari Rp35 ribu hingga ratusan ribu rupiah, sementara untuk biaya transportasi kapal menuju pondok tiap orang dikenakan Rp5 ribu .

Pemilik Pondok Badak-badak, Maskun menuturkan sebelumnya pondok ini merupakan tempat budidaya ikan dan rumput laut  namun pada tahun 2018 lalu, tempat tersebut kemudian  dijadikan sebagai cafe atau pondok makan yang menyediakan makanan khas Bontang Kuala. “Sejak dibuka peminatnya cukup banyak, tidak dari Bontang saja dari  luar daerah, seperti Sangatta, Samarinda, ada juga anak sekolah, dan mahasiswa,” jelasnya. (yul)


Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.