Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Makin Bersih, Pulau Beras Basah Jadi Primadona saat Liburan

Koran Kaltim
17 Juni 2019
2.6K views
2 min
Salah satu wahana snorkeling yang menjadi incaran pengunjung Pulau Basah. Kawasan wisata ini masih menjadi primadona bagi warga dalam mengisi liburan  ( Foto: Olis / korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Libur usai lebaran ditambah libur panjang sekolah, membuat beberapa spot wIsata menjadi incaran. 

Salah satu ikon wisata  Bontang yang menjadi primadona setiap masa liburan yakni Pulau Beras Basah. Bukan hanya warga Bontang melainkan warga luar seperti Samarinda, Tenggarong bahkan Balikpapan.

Hal ini terlihat dari pengunjung yang sengaja datang ke Pulau Beras Basah untuk sekedar menggelar family gathering. Tidak sedikit juga pengunjung yang sengaja menginap guna melihat keindahan bawah laut dengan batu karang dan biota pulau ini.

Beberapa pengunjung mengaku ingin merasakan menyelam diving dan snorkeling di tempat wisata yang menjadi kebanggan Kota Taman ini.

Menurut Yati, pengunjung yang melakukan aktivitas snorkeling, ia sangat bahagia bisa melihat keindahan terumbu karang di sekitaran Pulau beras Basah. “Ikannya warna-warni, karangnya juga, cantik sekali, saya sangat senang bisa snorkeling walau nggak bisa berenang, tapi aman karena dipandu dan diberi lifejacket sama pengelola snorkeling disini,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Habil, bocah yang juga melakukan snorkeling bersama keluarganya. Menurut bocah yang berusia 9 tahun ini, terumbu karangnya keren. “Banyak bunga-bunga karang di bawah, ada ikan Dori, ada Nemo, banyak pokoknya,” kata Habil terlihat bahagia wajahnya.

Sementara itu menurut Anang, pemilik alat snorkeling, keindahan terumbu karang di pulau Basah tak kalah cantik dengan wisata bawah laut daerah lain. Bahkan di pulau Beras Basah ada Penyu Sisik yang langka.

“Disini terumbu karangnya sangat cantik dan indah, dan jika snorkeling pagi hari, maka airnya masih pasang dan jernih, sehingga bisa dilihat jelas keindahannya,” ujarnya, sembari menemani para pengunjung snorkeling.

Untuk alat snorkeling, lanjutnya, disewa dengan harga Rp100 ribu, harga tersebut termasuk lifejacket, alat snorkeling dan guide. Sehingga bagi pengunjung yang tidak bisa berenang tidak perlu takut karena ia akan menemani untuk menyelam dan menjelajah keindahan bawah laut.

Selain snorkeling, wahana yang ditawarkan Beras Basah adalah banana boat. Untuk banana boat, menurut Anang, satu orang dikenai biaya Rp25 ribu. 

Menurut Anang, selama liburan, pengunjung cukup membeludak. “Tiap hari padat pengunjung, Alhamdulillah, sekarang Pulau Basah lebih cantik dan bersih, sehingga menyedot pengunjung ke sini,” ujarnya. 


Penulis: */olis

Editor: M. Huldi

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.