Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Imbas Film Frozen, Desa Hallstatt Batasi Kunjungan Wisata

Koran Kaltim
13 Januari 2020
3.6K views
2 min
Desa Hallstatt di Distrik Gmunden, Austria  yang jadi inspirasi film Frozen dan menjadi daya tarik wisatawan dunia. (ist)

KORANKALTIM.COM - Desa Hallstatt di Distrik Gmunden, Austria membatasi kunjungan turis yang terus meningkat berkat popularitas Frozen, film fantasi musikal animasi produksi Walt Disney Animation Studios. Hallstatt menjadi inspirasi latar belakang Arendelle, kawasan kerajaan yang dipimpin oleh Elsa, tokoh utama dari film tersebut.

Hal ini membuat banyak penggemar Frozen tergugah untuk mengunjungi Hallstatt agar bisa 'mengintip' keindahan Arendelle. Wali Kota Hallstatt Alexander Scheutz mencatat jumlah turis mencapai 10 ribu orang per hari. Padahal, populasi desa yang diapit Pegunungan Dachstein dan Salzkammergut serta danau berkaca-kaca itu hanya sekitar 800 orang. Jumlah turis yang terlalu 'membludak' dikhawatirkan akan menimbulkan masalah bagi desa dan membuat desa tidak bisa menerapkan pariwisata yang berkelanjutan.

"Hallstatt adalah bagian penting dari sejarah budaya, bukan museum, dan jumlah wisatawan yang berkunjung saat ini menyebabkan masalah bagi desa," ungkap Scheutz saat berbicara kepada The Times, seperti dikutip dari cnnindonesia.com.

Untuk itu, pemerintah setempat mengambil kebijakan pengurangan jumlah turis. Salah satunya dengan menerapkan sistem angkut menggunakan bus berkapasitas kecil, sehingga jumlah turis yang diangkut akan lebih sedikit. "Slot (kursi penumpang bus) perlu dipesan lebih dahulu, bus yang menerima lebih dari satu pemberhentian bisa mendapatkan preferensi," ucapnya.

Hallstatt merupakan situs warisan dunia yang terdaftar di Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO).

Sebelumnya Frozen tenar, Hallstatt pertama kali dikenalkan ke publik melalui acara televisi di Korea Selatan. Kemudian, seorang pengusaha asal China membangun replika Hallstatt di Provinsi Guandong pada 2011. Namun, pamor Hallstatt paling melejit usai penayangan Frozen. Gambaran keindahan Hallstatt pun kemudian menyebar di berbagai belahan dunia melalui berbagai saluran. Mulai dari acara televisi, film, hingga media sosial, seperti Instagram.

Kebijakan pengurangan jumlah wisatawan sejatinya bukan hanya terjadi di Hallstatt. Sejumlah negara di kawasan Uni Eropa juga tengah melakukannya. Pemerintah Kota Roma misalnya, memberlakukan aturan denda senilai 250 euro bagi pengunjung yang duduk di Tangga Spanyol. Kemudian, turut membatasi jumlah pengunjung yang bisa mengakses Air Mancur ztrevi. Tak ketinggalan, Amsterdam juga melakukan pembatasan turis. Hal ini diumumkan dalam tur wisata menuju Distrik Red Light. (*)

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.