Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Ingin Berwisata ke Pulau Padar di Masa Pandemi, Ini Syaratnya

Koran Kaltim
23 Juli 2021
469 views
2 min
Keindahan alam puncak pulau Padar , di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), di Manggarai Barat, NTT. (Foto: Istimewa/Balai Taman Nasional Komodo)

KORANKALTIM.COM, KUPANG -- Kawasan wisata Pulau Padar, Taman Nasional (TN) Komodo, Manggarai Barat kembali dibuka bagi wisatawan setelah sebelumnya sempat ditutup sejak 5 Juli lalu dengan alasan pandemi COVID-19.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina dihubungi ANTARA dari Kupang, Selasa mengatakan kebijakan pembukaan kawasan wisata itu sudah mulai berlaku sejak Senin (19/7) kemarin.

"Iya sudah dibuka kembali setelah sempat ditutup selama kurang lebih 14 hari karena alasan pandemi COVID-19," katanya. Namun , walaupun sudah dibuka kembali bagi wisawatan yang berwisata, tetap wisatawan diharapkan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan bersama antara BPOLBF dan juga Balai Taman Nasional (BTN) Komodo itu sendiri.

Shana mengatakan, beberapa hal yang dapat menjadi perhatian wisatawan adalah perhari kuota masuk ke kawasan Taman Nasional Komodo hanya 300 orang saja. Hal ini dikarenakan hanya ada satu jalur tracking sepanjang kurang lebih 522 meter. Selain itu terdapat pula tiga pembagian jam kunjungan atau "time entry" bagi wisatawan yakni 05.30-07.30 wita, kemudian 08.00 wita sampai 10.00 wita dan terakhir adalah 15.00-18.00 wita.

"Pembagian jam masuk ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan serta wisatawan di kawasan TN Komodo," ujar dia. Ia menambahkan, wisatawan yang tiba di pulau Padar diwajibkan untuk menggunakan pelindung wajah atau "face shiled",

selain itu saat tiba di dermaga kedatangan petugas akan melakukan screening dengan mengecek suhu tubuh. "Wisatawan juga ujar dia hanya diperbolehkan beraktivitas selama 10 menit dan juga diimbau agar selalu jaga jarak sekitar satu meter," tambah dia.


Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di republika.co.id hari Rabu 20 Juli 2021 dengan judul : Wisata Pulau Padar Mulai Dibuka Kembali untuk Turis



Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.