Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Libur Lebaran, Koleksi Kayu Obat Tradisional Tarik Minat Pengunjung Museum Kayu Tuah Himba

Koran Kaltim
24 Maret 2026
0 views
2 min
Koleksi kayu obat tradisional Museum Kayu, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Museum Kayu Tuah Himba di Kecamatan Tenggarong tetap menjadi salah satu destinasi pilihan masyarakat selama momentum libur Lebaran 2026.

Meski jumlah kunjungan secara keseluruhan menurun dibandingkan tahun lalu, kehadiran koleksi baru berupa kayu yang berkhasiat sebagai obat tradisional menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Koordinator Museum Kayu, Sofian Hadin, mengungkapkan bahwa arus kunjungan pada libur Lebaran kali ini tidak sepadat tahun sebelumnya. Menurut dia, durasi libur dan cuti bersama yang lebih singkat diduga menjadi penyebab utama penurunan tersebut.

“Tahun lalu kunjungan bisa mencapai 700 hingga 800 orang selama libur lebaran. Untuk tahun ini, pada hari Minggu (lebaran kedua) pengunjung sekitar 65 orang, dan ada kenaikan pada hari Senin menjadi sekitar 85 orang. Penurunannya mungkin mencapai 50 persen karena waktu libur yang mepet,” ujar Sofian, Selasa (24/3/2026).

Lanjutnya, koleksi kayu obat dan kayu besi menjadi primadona bagi pengunjung. Meski menghadapi kendala perluasan ruang pameran akibat penyesuaian anggaran tahun 2026, pihak museum tetap berinovasi dengan menambah koleksi yang lebih spesifik.

Saat ini, terdapat lebih dari 10 jenis kayu baru yang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional dan dipamerkan dalam etalase kaca. Beberapa koleksi yang menarik perhatian antara lain kayu rukam, bajakah yang dikenal berkhasiat untuk pengobatan kanker, pasak bumi, serta kayu gaharu yang multifungsi sebagai bahan kosmetik dan parfum.

“Pengunjung dari luar Kalimantan biasanya sangat penasaran dengan Kayu Ulin. Mereka menyebutnya ‘kayu besi’ dan ingin membuktikan langsung apakah benar kayu tersebut sekuat besi,” tambahnya.

Sisi menarik lainnya terjadi momentum pada libur lebaran kali ini ketika seorang pengunjung asal Sangatta berusia sekitar 50 tahun sengaja datang untuk mencari khasiat Kayu Kerenanga. 

Beruntung, pihak museum memiliki tanaman tersebut di area depan. Kayu Kerenanga sendiri dipercaya memiliki khasiat sebagai anti-racun dan rencananya akan digunakan untuk pengobatan orang tua pengunjung tersebut.

Meski puncaknya telah terlewati pada hari Senin kemarin, pihak Museum Kayu tetap bersiaga menyambut sisa pengunjung di akhir masa libur lebaran ini dengan koleksi-koleksi langka kebanggaan Kaltim.

Editor: Erwin

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.