Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Wisata

Libur Lebaran, Kunjungan Pantai Panrita Lopi Tembus 1.500 Orang per Hari

Koran Kaltim
25 Maret 2026
0 views
2 min
Pengunjung saat mandi dan mencoba wahana Banana Boat di Pantai Pantita Lopi, Kecamatan Muara Badak. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Panrita Lopi, Kecamatan Muara Badak, meningkat sejak memasuki libur Lebaran 2026. Jumlah pengunjung bahkan mencapai sekitar 1.500 orang per hari.

Pengelola Pantai Panrita Lopi, Daeng Lompo, mengatakan peningkatan kunjungan tersebut didominasi wisatawan dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim).

Pantai Panrita Lopi menjadi salah satu destinasi wisata yang direkomendasikan untuk masyarakat, baik bersama keluarga, kerabat, maupun pasangan.

“Tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Panrita Lopi, ingin menikmati suasana yang nyaman pada sore dan pagi hari,” kata Daeng Lompo, Rabu (25/3/2026).

Terkait keamanan pantai tergolong ketat. Pengelola melibatkan Polairud, TNI (AL, Koramil), dan Bhabinkamtibmas/Babinsa untuk mengawasi area pantai dan penyeberangan. Pengunjung diimbau waspada barang bawaan dan mengawasi anak-anak. 

Pengelola memberlakukan pos pemeriksaan ketat. Patroli aktif dilakukan hingga ke area penyeberangan kapal motor. Para pengunjung juga diminta berhati-hati terhadap ombak besar, terutama saat beraktivitas di area karang. 

Pantai ini menyuguhkan spot pemandangan yang indah dikelilingi oleh pohon cemara dan lingkungannya bersih, yang membuat pengunjung lebih rileks.

Selain spot pemandangan yang nyaman dan cocok untuk diabadikan, Pantai ini memiliki sejumlah wahana permainan, untuk menghibur wisatawan diantaranya Banana Boot, lapangan voli, tenda camping, hammock, serta dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, mushola, gazebo dan lainnya.

“Hiburan yang diminati pengunjung ialah, banana boot hingga tenda camping untuk bersantai pada malam hari, sembari menyalakan api unggun,” sebutnya.

Ia mengaku, tingkat kunjungan wisata tahun ini (2026) berbeda dengan tahun sebelumnya pada 2025 lalu, yang mencapai sekitar 3.000 lebih pengunjung.

Hal ini diduga karena dipengaruhi dibukanya area Ibu Kota Nusantara (IKN) secara gratis, sehingga sejumlah wisatawan berkunjung ke IKN.

Dirinya berharap, peran pemerintah daerah bisa lebih maksimal lagi, khususnya dalam memajukan sektor pariwisata.

“Saya apresiasi kepada pemerintah daerah, yang telah mendukung sektor pariwisata di Kukar termasuk akses menuju Panrita Lopi, dengan membangun Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta, menjelaskan kini masyarakat diberi ruang lebih besar untuk membentuk Pokdarwis tanpa harus menunggu inisiasi dari pemerintah. 

Pendekatan ini diyakini mampu membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab dalam pengelolaan potensi wisata desa.

“Dulu dinas yang menginisiasi pembentukan Pokdarwis, tapi sekarang kami serahkan kepada masyarakat agar ada komitmen dari awal. Kami hadir sebagai pendamping dan fasilitator,” jelasnya.

Dispar Kukar juga memberikan perhatian khusus pada penguatan Pokdarwis yang telah eksis. Pihaknya menerima bila ada usulan dari desa, pemerintah siap mendukung penuh.

Editor: Erwin

Tags:

WisataBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Wisata.