Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berita Terkini

Pencari Kerja Membludak, Lowongan di Job Fair PPU Justru Menyusut

Koran Kaltim
5 Agustus 2026
0 views
2 min
Kegiatan Job Fair yang dilaksanakan di Gedung Graha Pemuda, Kecamatan Penajam, pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Antusiasme masyarakat mendaftar pekerjaan pada Job Fair 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkat tajam. Sebanyak 440 pencari kerja mendaftarkan diri hanya pada hari pertama pelaksanaan bursa kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU di Gedung Graha Pemuda, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Rabu (5/8/2026).

Namun, tingginya jumlah pelamar tersebut berbanding terbalik dengan ketersediaan lapangan kerja. Tahun ini hanya tersedia sekitar 400 lowongan dari 26 perusahaan, jauh lebih sedikit dibandingkan Job Fair 2025 yang membuka 1.105 lowongan. Kondisi itu membuat persaingan pencari kerja semakin ketat.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Transmigrasi Disnakertrans PPU Eko Yulianto mengatakan jumlah perusahaan peserta sebenarnya bertambah menjelang pembukaan. Dua perusahaan mendaftar pada menit-menit terakhir, sehingga total peserta menjadi 26 perusahaan.

"Perusahaan yang berpartisipasi ada 26. Pada last minute, menyusul dua perusahaan,“ kata Eko.

Perusahaan yang mendaftarkan berasal dari PPU, Balikpapan, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Lowongan yang ditawarkan mencakup berbagai bidang, mulai dari jasa, perbankan, perkebunan, pembiayaan, perhotelan, kesehatan, telekomunikasi, distribusi, hingga otomotif.

Siituasi tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Pada Job Fair 2025 tersedia 1.105 lowongan dengan 388 pelamar, sedangkan tahun ini jumlah lowongan menurun tetapi minat masyarakat justru meningkat. Hingga hari pertama saja, jumlah pendaftar telah mencapai 440 orang dan masih berpotensi bertambah pada hari kedua.

Meski demikian, Disnakertrans belum menetapkan target penyerapan tenaga kerja karena proses pendaftaran masih berlangsung. Pihaknya berharap jumlah pekerja yang terserap dapat melampaui capaian tahun lalu sebanyak 210 orang.

"Untuk serapan belum bisa ditargetkan karena pendaftaran masih berlangsung sampai besok dan kemungkinan peserta bisa bertambah. Mudah-mudahan serapannya bisa lebih tinggi dari tahun lalu yang sebanyak 210 orang," ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar menilai minimnya lowongan kerja merupakan dampak perlambatan ekonomi yang menyebabkan investasi baru belum banyak masuk ke daerah.

"Tidak banyaknya perusahaan yang mengambil porsi untuk terlibat aktif kaitan eratnya dengan siklus perkembangan ekonomi nasional. Kalau tidak ada investasi baru, berarti tidak membuka lowongan kerja baru," jelas Tohar.

Dari sekitar 400 lowongan yang tersedia, estimasi tenaga kerja yang dapat terserap hanya sekitar 250 orang. Di sisi lain, jumlah pengangguran di PPU masih berada di atas 6.000 orang, sehingga kebutuhan akan lapangan kerja jauh lebih besar dibandingkan kesempatan yang tersedia. 

Editor: Aspian Nur 

Tags:

Berita TerkiniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Berita Terkini.