Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Teman Wanitanya Kabur, Pria Asal Sanga-Sanga Tewas dalam Kamar Hotel di Samarinda

Adi Putra
25 September 2026
0 views
•2 min
Jenazah saat di evakuasi oleh pihak Inafis Polresta Samarinda (dok. humas polresta Samarinda)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Suasana malam yang tenang di Jalan Wiratama simpang Siradj Salman, Kota Samarinda, tepatnya di sebuah hotel kawasan tersebut mendadak berubah menjadi kepanikan. Itu setelah seorang pria berinisial MR yang merupakan warga Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar 307 lantai tiga hotel tersebut Kamis (24/9/2026) malam tadi. 

Sebelum MR ditemukan, seorang perempuan yang disebut sebagai rekannya sempat turun dan meminta bantuan resepsionis hotel. Imam Tohirin, petugas resepsionis hotel mengatakan, perempuan tersebut datang sekitar pukul 20.30 WITA dan melaporkan seorang pria di kamar lantai tiga dalam kondisi tidak bergerak. “Mas, tolongin. Itu ada mas-masnya di kamar lantai tiga sudah tidak bergerak,” kata Imam menirukan ucapan wanita tersebut. 

Mendapat laporan itu, Imam bergegas menuju kamar 307. Di dalam kamar, ia melihat MR terbaring telentang di atas kasur. Ia kemudian menghubungi ambulans untuk meminta bantuan medis. Namun saat ambulans hendak menjemput wanita yang sebelumnya melapor turun dan menyerahkan sebuah ponsel milik pria itu kepada Imam. “Hp milik pria itu diberikan ke saya Karena saya bawa ambulans ini naik ke atas, kayaknya dia kabur. Saya menerima HP itu di depan,” ungkapnya. 

Imam mengaku tidak mengetahui kapan perempuan tersebut datang maupun bagaimana keduanya bisa berada di kamar. Saat kejadian, ia sedang sibuk menjalankan tugas di bagian resepsionis. Berdasarkan keterangan kepolisian, MR tercatat melakukan check-in sekitar pukul 17.00 WITA seorang diri. Meski pihak hotel tidak menahan KTP tamu, data identitas MR telah dicatat dan salinannya tersimpan. 

Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Sofian Adi Cahyono mengatakan, laporan diterima sekitar pukul 21.00 WITA. Petugas bersama tim Inafis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria itu. Polisi memperkirakan MR telah meninggal sekitar empat hingga lima jam sebelum ditemukan. 

“Identifikasi awal dari tim Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kurang lebih kematian sekitar empat sampai lima jam,” jelas Sofian. 

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih menelusuri aktivitas MR sebelum meninggal serta keberadaan perempuan yang menyerahkan ponsel tersebut. “Untuk saat ini masih dalam penyelidikan,” pungkas Sofian.

Editor: Aspian Nur

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Patroli.