Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

UINSI Samarinda-Lemhannas RI Dorong Penguatan Wawasan Kebangsaan dan SDM Generasi Muda

Adi Putra
23 September 2026
0 views
•3 min
Foto bersama Pimpinan Lemhanas RI bersama Civitas UINSI Samarinda (Rafik/Korankaltim.com).

Penulis : M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penguatan wawasan kebangsaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus kerja sama Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia. Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Lemhannas Goes to Campus di UINSI Samarinda, Selasa (22/9/2026) kemarin. Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas peran perguruan tinggi dalam membangun SDM yang memiliki kapasitas akademik sekaligus wawasan kebangsaan. 

UINSI Samarinda dan Lemhannas RI akan mengembangkan berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran tenaga ahli, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Kolaborasi tersebut juga membuka ruang bagi pelaksanaan seminar, lokakarya, kajian ilmiah, dan berbagai kegiatan akademik lainnya yang melibatkan kedua institusi. Kegiatan Lemhannas Goes to Campus menjadi salah satu wadah bagi sivitas akademika UINSI Samarinda untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai dinamika ketahanan nasional dan tantangan kebangsaan. 

Forum tersebut sekaligus mempertemukan perspektif lembaga negara dengan lingkungan perguruan tinggi, khususnya mahasiswa sebagai generasi yang akan mengisi kepemimpinan di masa mendatang. Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., dalam orasinya menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi ketahanan bangsa. 

Menurutnya, ketahanan nasional tidak dapat dilepaskan dari kemampuan bangsa menyiapkan manusia yang berkualitas. Ia menyampaikan, Lemhannas RI sejak awal dibentuk sebagai sekolah kepemimpinan nasional. Karena itu, penguatan kapasitas generasi muda menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan dan persaingan antarnegara. Ace Hasan juga mengingatkan mahasiswa agar tidak membatasi diri terhadap perkembangan zaman. 

Generasi muda dituntut terbuka terhadap perubahan, mampu beradaptasi, serta memiliki kemampuan membaca berbagai perkembangan, termasuk kemajuan teknologi. “Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Tidak ada sesuatu di dunia ini yang sifatnya statis. Hari ini dunia berputar sangat cepat dan kita tidak bisa melepaskan diri dari perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI). 

Tidak ada bangsa yang hebat kecuali bangsa yang mampu bertahan di tengah persaingan,” tegasnya. Menurutnya, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah menerima setiap informasi yang beredar di ruang digital. 

Di sisi lain, Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa. Melalui kerja sama dengan Lemhannas RI, UINSI Samarinda berharap berbagai program penguatan SDM dan wawasan kebangsaan dapat dikembangkan secara berkelanjutan. 

“Kerjasama ini mencakup pendidikan dan pelatihan, pertukaran keahlian, kajian ilmiah hingga pengabdian kepada masyarakat,” terangnya. Latar belakang keilmuan dan keagamaan yang dimiliki UINSI Samarinda menjadi modal untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. “Ini adalah komitmen UINSI Samarinda untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak berhenti pada pencapaian akademik,” sebut Zurqoni. 

Pembentukan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, serta kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia masa depan. Dengan kolaborasi tersebut, UINSI Samarinda dan Lemhannas RI diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda sebagai bagian dari elemen strategis bangsa sekaligus mendorong lahirnya SDM yang mampu berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan negara. (*)

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Pendidikan.