Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Sambangi Kementerian PU, DPRD Kaltara Dorong Percepatan Jalan Perbatasan Krayan

Adi Putra
24 Juli 2026
0 views
2 min
Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain. (istimewa)

KORANKALTIM.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Muddain, menilai pembangunan ruas Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, tidak hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga berdampak terhadap pelayanan dasar bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Muddain usai mengikuti audiensi DPRD dan Pemprov Kaltara dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Audiensi tersebut dipimpin Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie dan turut dihadiri Ketua Komisi III Jufri Budiman, anggota Komisi III DPRD Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, serta Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Utara Rahmawati Zainal A. Paliwang.

Dalam pertemuan itu, DPRD dan Pemprov Kaltara mengusulkan perubahan desain pembangunan jalan menjadi konstruksi pengerasan atau agregat pilihan. Usulan tersebut disampaikan sebagai alternatif agar pembangunan tetap dapat dilaksanakan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Menurut Muddain, kondisi akses jalan di wilayah perbatasan selama ini turut memengaruhi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

“Perbaikan infrastruktur di kawasan perbatasan menjadi kebutuhan yang harus terus diperjuangkan karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat,” kata Muddain.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan dapat berjalan lebih cepat.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR menjadi faktor penting agar pembangunan di wilayah perbatasan tidak terus tertunda,” ujarnya.
Kementerian PU merespons positif usulan tersebut dengan menyatakan akan mengevaluasi desain teknis yang diajukan sekaligus mengkaji kemungkinan skema pendanaan bersama Kementerian Keuangan.

Muddain berharap pembahasan yang telah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan ruas Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang bisa terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah perbatasan. (adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.