Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Toilet Disnaker Bontang Dikeluhkan Pengunjung, Sahib Minta Segera Diperbaiki

Adi Putra
4 Agustus 2026
0 views
2 min
Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib (Dok. Seputar Fakta)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Seorang pengunjung Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang mengeluhkan kondisi toilet yang rusak hingga membuatnya sempat terjebak di dalam. 

Warga yang enggan disebutkan namanya itu menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat menggunakan fasilitas tersebut. Ia mengaku terkurung di dalam toilet ketika hendak buang air kecil akibat kerusakan pada pintu. 

“Saat saya ingin membuka pintu untuk keluar dari toilet, ternyata tidak ada gagangnya. Jadi harus meminta tolong agar dibukakan dari luar,” paparnya, Selasa (4/8/2026) Kejadian itu mendapatkan sorotan dari Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib. Dia mengatakan, harus memanggil pihak kontraktor yang melaksanakan kegiatan. “Pihak kontraktor perlu dipanggil untuk memastikan apakah kegiatan renovasi toilet itu sudah sesuai dengan spesifikasi,” ucapnya. 

Ia menjelaskan, DPUPR Kota Bontang juga harus turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi toilet. Pasalnya, akan menjadi pertanyaan publik, bangunan yang telah direnovasi dengan anggaran Rp300 juta, sudah rusak hanya dalam hitungan bulan. Selama ini, kegiatan proyek di Kota Taman selalu menetapkan standar tinggi, baik dalam pengerjaan maupun bahan material bangunannya. “Kita memakai konsultan dan pengawas, jadi jangan sampai kontraktornya nakal dan tidak teliti, apalagi kalau terdapat kecurangan,” tuturnya. 

Oleh sebab itu, dia berharap perbaikan fasilitas penunjang itu wajib segera dilakukan untuk memastikan setiap pengunjung dapat merasakan kenyamanan saat mengurus administrasi atau urusan lainnya. (adv)

Editor: Erwin

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.