Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Sahib Minta Pengawasan Aktifitas Truk Bermuatan Besar di Pelabuhan Loktuan Diperketat

Koran Kaltim
9 Agustus 2026
0 views
1 min
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Foto: Dok.Setwan)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Aktifitas lalu-lalang truk bermuatan besar yang berlabuh di Pelabuhan Loktuan mendapatkan sorotan dari Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

Dirinya mengatakan bahwa, lalu lintas kendaraan berat di area tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan masyarakat disekitar Pelabuhan.

"Lonjakan volume kendaraan logistik berukuran besar memerlukan penanganan khusus agar tidak menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya," katanya, Minggu (9/8/2026)

Ia menjelaskan, keberadaan truk berskala besar yang melintas tanpa pengawasan ketat rentan memicu kerusakan infrastruktur jalan secara masif. 

Dirinya juga menyampaikan, beban muatan yang kerap melebihi kapasitas tonase ideal menjadi penyebab utama melesaknya permukaan aspal di beberapa titik krusial menuju kawasan pelabuhan.

Menurutnya, persoalan kemacetan lalu lintas menjadi keluhan utama warga setempat. Antrean panjang truk yang sering kali memakan sebagian badan jalan membuat aksesibilitas warga sekitar menjadi terhambat, terutama pada jam-jam sibuk.

"Dishub bersama Kepolisian harus melakukan penertiban. Pasalnya, masalah ini sudah sangat mendesak dan perlu diselesaikan," tuturnya.

Sahib menegaskan, pembentukan pos penjagaan di titik-titik rawan pelabuhan dapat membantu pihak terkait melakukan pengawasan aktifitas kendaraan.

Dia berharap, pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret di lapangan agar masalah ini tidak berlarut-larut. Karena, keseimbangan antara dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan perlindungan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. (Adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.