Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Balikpapan

Rp2,8 M Buat Pelabuhan Somber

Koran Kaltim
25 Januari 2018
2.2K views
2 min
PELABUHAN Somber di Balikpapan Utara (Foto: istimewa)

BALIKPAPAN - Pemkot tahun ini mengalokasikan dana sekitar Rp2,8 miliar untuk membenahi pelabuhan Somber, Balikpapan Utara. Dana itu, terdiri dari Rp1,8 miliar buat bayar kekurangan uang pembayaran lahan kepada ahli waris. Sisanya lagi, buat pembenahan infrastruktur pelabuhan.

“Tahun ini juga anggaran sudah ada kita lunasi kurang lebih  nggak sampai Rp2 miliar. Dari Pemkot, akan kita bereskan, supaya tidak ada masalah lahan. Kemarin itu kan kita dikasih tanggungan Rp5,5 miliar, kekurangan belum dibayar Rp1,8 miliar,” kata Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud, kemarin.

Dia menerangkan, setelah pembayaran lahan selesai, Pemkot akan segera mengefektifkan pemanfaatan lahan unutk pelabuhan yang dikelola Pemkot. “Selama ini kan tertunda karena permasalahan lahan belum clean. Kalau clear sudah,” klaimnya.

Selain membayar kekurangan biaya ganti lahan itu, Pemkot  menyiapkan Rp1 miliar untuk pembebahan infrstruktur. “Perbaikan itu sekitar Rp1 miliaran, untuk bangun jembatan pelabuhan. Itu dibahas oleh Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Menurutnya, apabila persoalan lahan sudah benar-benar beres, maka Pemkot akan mengebut pembenahan dan perbaikan pelabuhan, sehingga bisa pelabuhan dimanfaatkan kembali.

Sebab  persoalan ini sudah terbengkalai lebih 10 tahun sehingga manfaat lahan, jadi kurang maksimal. Bahkan rumah penduduk ada yang menempati lokasi itu. Rahmad sendiri, belum dapat bicara panjang lebar soal itu, karena ada persoalan nonteknis

“Mudah-mudahan ini sudah clear and clean kita bisa segera operasionalkan. Artinya sebelum saya di sini (jadi Wakil Wali Kota), itu kan kasus sudah 10 tahun lalu. Mudah-mudahan  klir di bawah pemerintah, supaya tidak ada permasalahan dikemudian hari,” demikian Rahmad. (din)

Tags:

BalikpapanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Balikpapan.