Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Balikpapan

Waduh, Kasus Suspect Difteri Malah Meningkat di Balikpapan

Koran Kaltim
5 Februari 2018
1.3K views
2 min
Suasana pertemuan Pemkot Balikpapan dengan Komisi III DPRD Ri yang membahas difteri. (Foto: ist)

KORANKALTIM.COM - Status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri sejak awal Januari lalu hingga kini belum dicabut oleh Pemkot Balikpapan. Permasalahan yang timbul saat ini masih kekurangan vaksin dan ruang isolasi. 

Wakil Ketua Komite III DPD RI, Abdul Aziz saat melakukan kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan Senin (5/2) pagi berjanji akan berkomunikasi kepada Kementrian Kesehatan terkait penambahan vaksin difteri.

"Kita sampaikan ke Kementrian Kesehatan seperti aspirasi dari daerah khususnya Balikpapan yang kekurangan vaksin apalagi di Balikpapan berstatus KLB tapi kekurangan vaksin dan ruang isolasi," ungkapnya. 

Merebaknya difteri dikatakan dia karena kurangnya kesadaran hidup sehat masyarakat, sehingga mudah menyebar. "Masyarakat harus bersinergi bagaimana membangun Indonesia sehat supaya kesadaran hidup ditingkatkan. Karena kesadaran hidup sehat kita masih rendah," katanya

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr Balerina mencatat terjadi peningkatan suspec difteri di Kota Minyak. Bulan Januari tercatat ada 2 kasus dan meningkat bulan ini menjadi 12 kasus. "Yang positif dari satu orang menjadi 3 orang itu di wilayah Balikpapan Timur," timpalnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan. "Intinya tingkatkan kebersihan dilingkungan agar terhindar dari difteri," tandasnya.

Untuk diketahui Pemkot Balikpapan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri sejak awal Januari lalu. Di mana kekosongan vaksin difteri pada usia 5-7 tahun. 

Upaya yang dilakukan Pemkot Balikpapan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk dapat mendistribusikan vaksin difteri ke Balikpapan.



Penulis: Yudi Hadisaputro

Editor: Firman Hidayat

Tags:

BalikpapanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Balikpapan.