Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Pengemudi truk kontainer berinisial SG yang terlibat insiden kecelakaan beruntun di Jalan Minyak, depan Pintu 1 Pelabuhan Semayang, Balikpapan, langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh kepolisian.
Usai kejadian, sopir truk bernomor polisi B 9417 UU tersebut diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sebagai bagian dari prosedur penanganan perkara, pihak kepolisian juga langsung melakukan tes urine terhadap pengemudi untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian akibat zat terlarang.
“Sopir truk B 9417 UU sementara kami amankan dulu untuk dimintai keterangan. Kami juga sudah lakukan pemeriksaan urine, dan hasilnya negatif. Memang murni dari kendaraan yang mengalami gangguan,” ujar Kanit Gakkum Polresta Balikpapan, IPDA Danang Suparman, Jum’at (24/7/2026).
Dari hasil pendalaman, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan SG datang dari Penajam dengan membawa muatan bonggol atau ampas sawit yang rencananya akan dikirim ke Surabaya.
Sebelum masuk ke area pelabuhan, sopir sempat beristirahat di Kilometer 13 Balikpapan untuk menunggu jadwal kedatangan kapal.
Perjalanan dari Penajam hingga Kilometer 13 dilaporkan berjalan normal tanpa kendala, dan sistem pengereman diklaim sudah diperiksa sebelum berangkat. Namun, situasi berubah drastis saat truk melintas di Jalan Minyak mendekati pintu masuk pelabuhan pada Kamis dini hari.
“Secara tiba-tiba, kendaraan mengalami kendala fungsi pengereman atau rem blong,” jelasnya.
Berusaha menghindari korban jiwa dalam jumlah besar, pengemudi membanting setir ke kiri. Nahas, di lokasi tersebut terdapat sejumlah kendaraan yang sedang parkir untuk bongkar muat dan antrean masuk kapal.
Akibatnya, truk tak terkendali itu menabrak total enam kendaraan yang terdiri dari kendaraan roda enam (R6), roda empat (R4), hingga roda dua (R2).
Selain kerugian material yang parah pada kendaraan-kendaraan tersebut, insiden ini juga melukai satu orang korban yang merupakan pengemudi truk R6 yang sedang terparkir berinisial SP. Korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Balikpapan.
“Kondisinya sadar, tidak masalah. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk memastikan kondisi selebihnya dari korban tersebut,” tuturnya.
Editor: Erwin




