Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

Antrean Pertalite Mengular di Samarinda, Polisi Bakal Perketat Pengawasan SPBU

Koran Kaltim
14 Juni 2026
0 views
2 min
Antrean panjang Pertalite di SPBU Slamet Riyadi semenjak Pertamax mengalami kenaikan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memicu lonjakan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Samarinda.

Pantauan di beberapa lokasi, termasuk SPBU di Jalan Slamet Riyadi, menunjukkan antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite mengular hingga ke badan jalan dan sempat memperlambat arus lalu lintas. Perubahan pola konsumsi masyarakat ini terjadi setelah penyesuaian harga Pertamax yang berlaku sejak 10 Juni 2026.

Meningkatnya permintaan terhadap BBM subsidi turut menjadi perhatian aparat kepolisian. Kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penyalahgunaan distribusi maupun penimbunan BBM.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan meningkatkan pengawasan di sejumlah SPBU.

“Memang biasanya banyak yang memanfaatkan situasi ini. Karena itu kami akan menurunkan tim untuk melakukan monitoring terkait dampak kenaikan BBM,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (14/6/2026).

Rachmat menjelaskan, personel kepolisian akan melakukan pemantauan secara rutin guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan.

“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Kami juga ingin mencegah adanya pembelian dalam jumlah yang tidak wajar maupun bentuk penyimpangan lain yang berpotensi merugikan masyarakat,” tambahnya.

Selain patroli di lapangan, Polresta Samarinda juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses distribusi BBM.

“Yang jelas kami akan terus melakukan pemantauan setiap hari. Jika ada pelanggaran tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan mematuhi ketentuan yang berlaku agar distribusi berjalan lancar serta pasokan bagi masyarakat tetap terjaga.

Editor: Erwin

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Headline.