Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

Curah Hujan Tinggi Berpotensi hingga Akhir Juni, BPBD Samarinda Siaga Hadapi Potensi Banjir dan Longsor

Koran Kaltim
16 Juni 2026
0 views
2 min
Kota Samarinda saat diguyur hujan. BPBD Samarinda mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan masih terjadi hingga akhir Juni. (Foto: Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Peringatan mengenai potensi hujan deras selama masa transisi musim terus diwaspadai. Hujan bercurah tinggi memang masih berpeluang terjadi hingga akhir Juni seiring berlangsungnya masa peralihan tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda kini memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir dan longsor, diantaranya melalui pemasangan rambu peringatan di beberapa kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana tersebut.

"Memang benar informasi BMKG masa transisi ini hujan masih berpotensi terjadi sampai akhir Juni dengan curah hujan tinggi," kata Kepala BPBD Samarinda Suwarso.

Masyarakat khususnya yang tinggal di daerah lereng dan tebing rawan longsor, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini saat hujan deras terjadi.

Mereka juga diminta segera mencari titik evakuasi apabila kondisi di sekitar tempat tinggal dinilai membahayakan. “Beberapa daerah sudah dipasangi rambu rawan longsor maupun banjir,” imbuhnya.

Selain mengandalkan kemampuan internal, BPBD Samarinda memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari relawan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, TNI-Polri, hingga kecamatan dan kelurahan.

Sinergi ini dilakukan untuk mempercepat sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan serta mendukung pelaksanaan evakuasi dini apabila hujan berintensitas tinggi mengguyur.

“Yang penting bagaimana warga yang berada di daerah rawan longsor dan banjir dapat melakukan evakuasi lebih awal ketika curah hujan tinggi terjadi,” katanm Suwarso lagi.

Sebagian masyarakat Samarinda disebut telah memahami karakteristik wilayah tempat tinggal mereka yang rawan.

Suwarso meminta warga tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi selama masa transisi menuju musim kemarau.

"Warga harus tetap mewaspadai kondisi cuaca, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi,” ucapnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Samarinda memprakirakan curah hujan di Kota Tepian hingga akhir Juni masih berada pada kategori menengah dengan intensitas 50 hingga 150 milimeter. Sifat hujan juga diprediksi berada di atas normal atau lebih basah dibanding kondisi biasanya. 

Editor: Aspian Nur 

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Headline.