Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

DPRD Kukar Sepakati Rekomendasi Penutupan Ponpes Tenggarong Seberang, Santri Lama Tetap Lanjut hingga Lulus

Koran Kaltim
19 Juni 2026
0 views
2 min
Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Faridah. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG -  Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) menyepakati penandatanganan komitmen bersama terkait kelanjutan operasional pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Tenggarong Seberang.

Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Faridah, mengatakan proses penutupan akan dilakukan secara bertahap guna melindungi hak pendidikan para santri yang masih aktif belajar.

Berdasarkan dokumen yang ditandatangani di Kantor Kemenag Kukar, terdapat dua poin utama, pertama DPRD melalui fraksi-fraksi meminta Kemenag sebagai otoritas berwenang untuk segera memproses penutupan resmi ponpes tersebut. Kedua, mulai tahun ajaran 2026 dan seterusnya, ponpes itu dilarang menerima santri atau peserta didik baru.

“Untuk siswa yang masih ada, mereka akan diteruskan sampai lulus. Namun, setelah angkatan ini habis, penutupan secara resmi dan total akan langsung diberlakukan,” ujar Aini, Jumat (19/6/2026).

Dirinya menyebutkan, mengenai skema pemindahan (mutasi) para guru atau pengajar ke lembaga pendidikan lain, pihak fraksi mengaku hal tersebut belum masuk dalam agenda pembahasan.

Pihak legislatif menyerahkan sepenuhnya teknis eksekusi lapangan kepada pemerintah. Aini optimistis proses transisi ini akan berjalan adaptif seiring berjalannya waktu.

“Belum ada pembicaraan terkait itu (nasib guru). Tapi insyaAllah hal itu akan berjalan dengan sendirinya nanti mengikuti kelanjutan proses penutupan Ponpes. Yang pasti, komitmen dan poin utamanya sudah kami kunci,” tutupnya.

Editor: Erwin

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Headline.