Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

Diduga Hindari Jalan Berlubang, Dua Pengendara di Kutim Tewas Usai Tabrakan dan Motor Terbakar

Adi Putra
22 Juni 2026
0 views
2 min
Proses evakuasi kedua korban usai terjadi insiden kecelakaan hingga menyebabkan tewas terbakar. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, tepatnya di kawasan Simpang Perdau, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Insiden yang melibatkan dua sepeda motor itu menyebabkan kedua pengendaranya meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka kendarai terbakar. 

Peristiwa bermula ketika sepeda motor Yamaha Vixion KT-3850-OR yang dikendarai Baso Patahuddin (36), warga Desa Sepaso, melaju dari arah Sangatta menuju Bengalon.

Saat melintasi tikungan landai di sekitar lokasi kejadian, pengendara diduga berusaha menghindari lubang yang berada di sisi kiri badan jalan. Manuver tersebut diduga menyebabkan kendaraan bergerak ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah Bengalon menuju Sangatta melaju sepeda motor Honda Genio KT-2140-RFO yang dikendarai Selmi Lovianti Malute (22), warga Desa Sepaso Barat. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat kedua pengendara terjatuh dan tertimpa sepeda motor masing-masing.

Beberapa saat setelah kecelakaan terjadi, diduga terjadi kebocoran bahan bakar yang kemudian tersulut percikan api akibat benturan. Api dengan cepat membesar dan membakar kedua kendaraan beserta pengendaranya.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian berusaha memberikan pertolongan dengan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Setelah api berhasil dipadamkan, kedua korban segera dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat. Namun, akibat luka bakar yang sangat parah, keduanya dinyatakan meninggal dunia.

Menerima laporan masyarakat, personel Polsek Bengalon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi.

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Bengalon AKP Helmi Septi Saputro mengatakan, petugas bergerak cepat untuk menangani peristiwa usai menerima informasi dari masyarakat.

“Anggota langsung mengamankan area kecelakaan, mengevakuasi korban, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kejadian,” ujar AKP Helmi.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan dipicu saat salah satu pengendara berusaha menghindari lubang di badan jalan sehingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

Dugaan sementara pengendara Yamaha Vixion melakukan manuver untuk menghindari kondisi jalan yang berlubang. Kemudian saat berpindah jalur, kendaraan masuk ke lajur berlawanan dan terjadi benturan dengan sepeda motor yang datang dari arah berseberangan.

“Akibat insiden tersebut dua orang dinyatakan meninggal dunia. Personel masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa tersebut,” jelasnya.

Adapun kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Erwin

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Headline.