Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

Video Acungkan Benda Mirip Pistol Viral di Media Sosial, Polisi Pastikan Hanya Senjata Mainan Plastik

Adi Putra
3 Juli 2026
0 views
2 min
teduga Pelaku dan korban saat berdamai setelah dilakukan mediasi di Polsek Samarinda Ulu (Dok.Polsek Samarinda Ulu)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Aksi seorang remaja berinisial RI  yang diduga melakukan pengancaman dengan mengacungkan benda menyerupai pistol di Jalan KS Tubun, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda pada 26 Juni bulan lalu sempat menghebohkan warga setelah videonya viral di media sosial. 

Peristiwa yang melibatkan seorang remaja berinisial SR itu langsung ditindaklanjuti Polsek Samarinda Ulu. Hasil penyelidikan memastikan benda yang digunakan RI yang berusia 18 tahun bukan senjata api sungguhan, melainkan pistol mainan berbahan plastik. Kasus tersebut akhirnya diselesaikan melalui mediasi setelah kedua belah pihak sepakat berdamai.

Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi mengatakan, polisi bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar dengan mendatangi lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

"Kami langsung mendatangi lokasi sesuai informasi yang beredar. Setelah melakukan pengecekan, kami menghubungi korban, meminta keterangan, kemudian mengamankan terlapor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Asriadi saat dikonfirmasi, Jum'at (3/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan benda yang sempat dikira senjata api tersebut hanyalah pistol mainan. Barang bukti itu juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, dapat dipastikan benda yang digunakan bukan senjata api, melainkan senjata mainan," katanya.

Peristiwa bermula ketika RI berupaya mencari kekasihnya yang sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Sebelumnya, orangtua perempuan tersebut meminta bantuan RI untuk mencari keberadaan anaknya. Namun saat bertemu di lokasi, RI justru terlibat adu mulut dengan SR yang berusia 17 tahun hingga akhirnya mengeluarkan pistol mainan yang dibawanya.

"Terjadi cekcok antara terlapor dengan korban. Senjata mainan itu kemudian dikeluarkan dengan harapan pacarnya bersedia pulang ke rumah," jelas Asriadi.

Polisi memastikan tidak ada penggunaan senjata api asli maupun aksi penembakan dalam kejadian tersebut. Dugaan pengancaman lebih mengarah pada ucapan bernada keras yang disampaikan terlapor, sementara pistol mainan hanya diperlihatkan dan tidak digunakan.

Usai menjalani pemeriksaan, SR dan terlapor dipertemukan bersama keluarga masing-masing di Polsek Samarinda Ulu. Hasil mediasi menyepakati penyelesaian perkara secara kekeluargaan. "Kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan disaksikan oleh orang tua masing-masing," pungkas Asriadi.


Editor: Aspian Nur

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Headline.