Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

Masih Ada 430 Kursi Kosong di SMP Negeri, Disdik Samarinda Buka Peluang Siswa yang Belum Tertampung

Koran Kaltim
6 Juli 2026
0 views
2 min
Ilustrasi calon peserta didik tingkat SMP di Kota Tepian. (Foto: Dok.Pusaranmedia.com)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda masih membuka peluang bagi calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah. 

Pasalnya, hasil pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap pertama masih menyisakan sekitar 430 kursi kosong di sejumlah SMP Negeri di Kota Tepian.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, M. Wahidudin, mengatakan sisa kuota tersebut akan dimanfaatkan untuk menampung siswa yang hingga kini belum memperoleh sekolah.

“Hasil SPMB tahap pertama masih menyisakan sekitar 430 kursi di SMP negeri se-Kota Samarinda. Kuota tersebut akan kami manfaatkan untuk menampung calon peserta didik yang hingga saat ini belum memperoleh sekolah,” kata Wahidudin kepada Korankaltim.com Senin (6/7/2026).

Mekanisme pengisian sisa kuota akan diserahkan kepada masing-masing sekolah sesuai ketentuan yang berlaku. Sekolah diminta memprioritaskan calon siswa yang berdomisili paling dekat dan memang telah mendaftar di sekolah tersebut.

Kondisi setiap sekolah berbeda-beda. Masih ada sekolah yang kuotanya belum terpenuhi, terutama di wilayah dengan jumlah peminat yang relatif lebih sedikit.

“Silakan masyarakat melihat sekolah-sekolah yang kuotanya masih tersedia. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh calon peserta didik yang belum tertampung pada tahap sebelumnya,” sebutnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Samarinda M Novan Syahronny Pasie mengingatkan agar pengisian sisa kuota tetap mengedepankan asas keadilan sehingga siswa yang benar-benar belum memperoleh sekolah menjadi prioritas.

Daya tampung SMP negeri memang memiliki keterbatasan sehingga pemerintah perlu memastikan setiap kursi yang masih kosong dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami harus memastikan proses pengisian sisa kuota berjalan adil dan memprioritaskan siswa yang memang belum mendapatkan sekolah. Harapannya, seluruh kursi yang masih tersedia bisa segera terisi sehingga tidak ada anak yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan,” ujar Novan.

Koordinasi antara Disdikbud dan sekolah dapat berjalan baik agar seluruh proses penerimaan siswa baru selesai sesuai jadwal, sekaligus memberikan kepastian bagi calon peserta didik yang masih mencari sekolah. 

Editor: Aspian Nur

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Headline.