Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Headline

Puluhan Siswa dan Guru di Sebulu Kukar Diduga Keracunan MBG

Adi Putra
3 Agustus 2026
0 views
2 min
Camat Sebulu, Edy Fahruddin saat melakukan pengecekan di Puskesmas terkait dugaan keracunan MBG. (Dok. Edy Fahruddin/Camat Sebulu)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Puluhan siswa dan guru di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (3/8/2026). 

Sebanyak 46 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan dan harus mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, 27 pasien saat ini dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD), sementara 19 lainnya menjalani perawatan di Poli Anak. Camat Sebulu, Edy Fahruddin, mengonfirmasi bahwa korban didominasi oleh siswa. Hingga saat ini, fasilitas kesehatan masih terus didatangi para orang tua untuk mengantarkan anak-anak mereka mendapatkan penanganan medis. 

“Kita sudah cek di Puskesmas Sebulu dan banyak orang tua berdatangan mengantar anaknya, keluhannya sama semua diduga akibat konsumsi makanan,” kata Edy. 

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 09.00 Wita saat pendistribusian makanan dilakukan di sejumlah sekolah dasar di wilayah tersebut. Seorang guru yang lebih dulu mencicipi makanan untuk memastikan kelayakan justru ikut mengalami gejala serupa. 

Dalam waktu singkat, puluhan siswa dan guru mengeluhkan mual, muntah dan pusing di lingkungan sekolah sehingga memicu kepanikan dan evakuasi darurat ke fasilitas kesehatan terdekat. “Dalam waktu singkat, puluhan korban langsung mengalami gejala seperti mual, muntah-muntah di lingkungan sekolah, serta pusing,” ungkapnya. 

Petugas medis saat ini masih melakukan penanganan intensif terhadap para korban. Di sisi lain, tim terkait telah dikerahkan untuk mengambil sampel makanan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. 

“Untuk data korban sementara ada 46, jumlah korban dikhawatirkan masih bisa bertambah mengingat ambulans dan kendaraan warga masih terus mengevakuasi anak-anak yang lemas,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Tags:

HeadlineBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Headline.