Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Tercium Bau Menyengat, Pria 49 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Rumah Kos Jalan Latsitarda Samarinda

Adi Putra
16 Juli 2026
0 views
2 min
Tim Inafis Polresta Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Warga yang tinggal di Jalan Latsitarda I Gang Manunggal 2 RT 30, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda geger Kamis (16/7/2026) dini hari tadi.

Pasalnya di sebuah rumah dalam gang tersebut ditemukan  jasad seorang pria di dalam kamar mandi rumah kos dalam kondisi meninggal dunia dan belakangan  diketahui bernama Rahmad, berusia 49 tahun dan selama ini tinggal seorang diri di rumah kos tersebut. 

Kematian Rahmad baru diketahui setelah warga mencium bau menyengat dari arah kamar. Karena tidak ada respons saat dipanggil berulang kali, warga bersama Ketua RT akhirnya membuka paksa pintu kamar.

Ketua RT 30 Desi Prolynda mengatakan, bau tidak sedap mulai tercium oleh warga sehingga memunculkan kecurigaan. Setelah dilakukan pengecekan, pria itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar mandi.
"Kami bersama warga mencoba memanggil penghuni, tetapi tidak ada jawaban. Setelah pintu didobrak dia ditemukan sudah meninggal di kamar mandi," ujar Desi.

Rahmad dikenal tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit stroke. Kondisi itu membuatnya jarang terlihat beraktivitas diluar kamar sehingga warga tidak langsung menaruh curiga ketika beberapa hari tidak melihatnya.
Sementara laporan penemuan jenazah langsung ditindaklanjuti Polresta Samarinda. Personel Samapta bersama Tim Inafis mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi awal terhadap almarhum.

Pamapta III Polresta Samarinda Ipda Sofian Adi Cahyono mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diperkirakan Rahmad telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. "Saat menerima laporan, kami bersama Tim Inafis langsung melakukan olah TKP. Dari kondisi jenazah yang sudah mengeluarkan bau, diperkirakan meninggal sekitar tiga hari sebelumnya," kata Sofian.

Pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Rahmad. Dugaan sementara meninggal akibat penyakit yang dideritanya, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah telah dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Kami juga masih meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga," pungkas Sofian.

Editor: Aspian Nur

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Patroli.