Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Bantu Evakuasi Motor yang Kecelakaan di Jalan Juanda, Wakapolsek Samarinda Ulu Malah Kena Pukulan di Wajah

Adi Putra
14 Agustus 2026
0 views
•2 min
Rekaman aksi pemukulan terhadap wakapolsek Samarinda ulu (dok polsek Samarinda ulu)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Apa yang dialami AKP Budi Santoso, Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Samarinda Ulu, Kota Samarinda, ini pastinya tak terbayangkan akan terjadi.

Bagaimana tidak, niat baiknya untuk membantu orang yang mengalami kecelakaan justru mendapat balasan berupa pukulan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ir H Juanda Kecamatan Samarinda Ulu Kamis (13/8/2026) sore kemarin sekitar pukul 16.30 WITA.

Saat itu terjadi kecelakaan di jalur putar balik (U-turn) kawasan Juanda yang berseberangan dengan kantor Polsek Samarinda Ulu. Aksi pemukulan bahkan terekam kamera pengawas dan videonya kemudian beredar di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, sebuah sepeda motor terlihat berada di bagian depan minibus berwarna putih. Kendaraan roda dua itu diduga terjebak setelah terlibat kecelakaan. Sejumlah warga kemudian berusaha mengeluarkan motor dari posisi tersebut.

Ditengah proses evakuasi, seorang anggota polisi yang tak lain adalah Budi Santoso mendatangi lokasi dan ikut membantu warga menarik sepeda motor yang masih dalam posisi terjepit. Upaya tersebut akhirnya berhasil. Namun sesaat setelah motor berhasil dikeluarkan, situasi mendadak berubah.

Seorang pria yang berada di sekitar lokasi terlihat menghampiri dan melayangkan pukulan ke wajah Budi. Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie S mengakui adanya kejadian tersebut dan mengakui kalau yang menjadi korban pemukulan merupakan Wakapolsek Samarinda Ulu.

“Korban adalah Wakapolsek Samarinda Ulu yang saat itu sedang berada di lokasi,” kata Arie, Jumat (15/8/2026).

Pria yang diduga melakukan pemukulan telah dibawa ke Polsek Samarinda Ulu untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih menggali keterangan terkait penyebab hingga terjadinya aksi tersebut.

“Kasusnya masih dalam penyelidikan tim Reskrim Polsek Samarinda Ulu,” ujarnya. Sementara Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi juga mengakui kalau wakilnya yang mengalami pemukulan dan saat itu berada di lokasi bukan untuk menangani persoalan lain, melainkan spontan memberikan pertolongan setelah melihat kecelakaan.

“Pak Wakapolsek sebenarnya membantu. Memang tugas kepolisian seperti itu. Melihat ada orang mengalami kecelakaan otomatis insting kepolisian untuk membantu,” jelas Asriadi. Saat itu Budi Santoso baru menyelesaikan tugas pengamanan.

Ketika melintas di kawasan itu dan melihat kecelakaan Budi memilih berhenti untuk membantu warga. Sementara terkait kondisi maupun motif pria yang diduga melakukan pemukulan, polisi masih melakukan pendalaman. Penyidik akan memastikan apakah aksi tersebut berkaitan dengan kecelakaan atau dipicu persoalan lain. “Makanya masih kita dalami dia ini,” singkat Asriadi. 

Editor: Aspian Nur

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Patroli.