Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Dua Bocah Terseret Arus di Anak Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia

Adi Putra
1 September 2026
0 views
•2 min
Tangkapan Layar Evakuasi jasad korban bocah tenggelam di perairan anak Sungai Mahakam, Kecamatan Loa Janan. (Foto: Dok.Whatsap)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Upaya pencarian dua bocah yang dilaporkan hilang terseret arus di perairan anak Sungai Mahakam, Desa Bakungan, RT 16, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), membuahkan hasil.

Kedua korban, yakni AA  dan AR, yang sama-sama berusia tujuh tahun, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (1/9/2026).

Sebelumnya, kedua bocah tersebut dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi di perairan anak Sungai Mahakam pada Senin (31/8/2026).

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 12.30 Wita, korban pertama, AA, ditemukan dalam kondisi mengambang tidak jauh dari titik awal kedua korban mandi.

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan jasad AA ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kedua korban dilaporkan terseret arus.

"Jasad ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi awal. Atas permintaan pihak keluarga, jasad langsung dibawa ke rumah duka," jelas AKP Abdillah, Selasa (1/9/2026).

Sementara, Koordinator Lapangan (Korlap) Disdamkar Matan Kukar, Ahmad Sudirman, mengonfirmasi bahwa operasi SAR langsung dilanjutkan untuk mencari korban kedua. Tidak berselang lama, pada pukul 14.00 Wita, tim gabungan berhasil menemukan AR dalam kondisi meninggal dunia.

"Anak kedua ini ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan pertama," ungkapnya.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dinyatakan berakhir dan ditutup.

Operasi pencarian terdiri dari Basarnas, Satpolairud Polres Kukar, Polsek Loa Janan, Damkar Matan Kukar, Koramil, relawan, serta warga setempat yang bahu-membahu di lapangan.

"Kami mengimbau kepada para orang tua agar tidak membiarkan anak-anaknya mandi di sungai tanpa pengawasan dan tetap waspada dengan binatang buas," tutupnya.

Editor: Erwin

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Patroli.