Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Perawat Wanita Tewas Usai Motor Dihantam Angkot yang Diduga Hendak Menyalip  di Jalan Lambung Mangkurat 

Adi Putra
11 September 2026
0 views
•2 min
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP awal (dok Satlantas Polresta Samarinda)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kecelakaan maut mengakhiri perjalanan seorang perawat di Jalan Lambung Mangkurat, Kecamatan Samarinda Ilir, Rabu (9/9/2026) pagi lalu. 

Adu banteng antara kendaraan roda dua dan roda empat berupa angkutan kota (angkot)  itu membuat nyawa Siti Nurmeisinah, perawat yang mengendarai motor, melayang setelah wanita berusia 35 tahun itu  mengalami luka serius kendati sempat mendapat penanganan medis.

Siti Nurmeisinah yang berprofesi sebagai perawat itu mengendarai Yamaha Mio KT 2837 WL ketika bertabrakan dengan Suzuki Carry KT 1386 BU yang dikemudikan Makhin, pria berusia 63 tahun.

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 WITA. Saat itu, angkot bergerak dari arah Jalan Gerilya menuju Jalan Lambung Mangkurat. Ketika tiba di lokasi kejadian, angkot diduga hendak mendahului kendaraan lain yang berada di depannya. "Motor korban datang dari arah berlawanan. Karena jarak kedua kendaraan sudah cukup dekat, keduanya tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan," kata La Ode saat dikonfirmasi pada Jumat (11/9/2026)

Benturan tak terhindarkan. Bagian depan angkot menghantam sepeda motor membuat Siti terjatuh dan mengalami luka serius. Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun kondisi Siti sudah tidak sadarkan diri ketika tiba di fasilitas kesehatan. Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. "Korban sesampainya di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia," jelas La Ode lagi.

Sementara pengemudi angkot tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Makhin kemudian diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan maut itu. "Dalam penanganan perkara, sopir sudah diamankan dan dimintai keterangan," jelas La Ode.

Kedua kendaraan yang terlibat juga telah diamankan dan dibawa ke Unit Laka Lantas Polresta Samarinda. Kendaraan tersebut menjadi barang bukti sekaligus menjalani pemeriksaan untuk membantu proses penyelidikan. "Untuk penyebab pastinya masih kami dalami dengan memeriksa saksi-saksi serta mencocokkan keterangan dengan kondisi kendaraan dan situasi di lokasi. Dari pemeriksaan awal, kondisi jalan lurus beraspal dengan marka garis putus-putus, arus lalu lintas sedang dan cuaca cerah," tegasnya

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp5 Juta. Setelah proses penanganan selesai, jenazah Siti diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. La Ode mengingatkan pengguna jalan agar tidak mengambil risiko saat mendahului kendaraan lain. "Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati. Pastikan situasi aman sebelum mendahului, patuhi rambu dan marka jalan, serta utamakan keselamatan daripada terburu-buru," pungkasnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Patroli.