Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Pentol Rp5 Ribu Berujung Penikaman di Pasar Kedondong, Korban Luka di Leher

Koran Kaltim
11 September 2026
0 views
•2 min
Barang bukti berupa senjata tajam diamankan oleh pihak Polsek Sungai Kunjang. (Foto: Dok.Polsek Sungai Kunjang)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Persoalan sepele saat membeli pentol berujung penganiayaan di area parkiran Pasar Kedondong, Jalan Ulin, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Adu mulut antara penjaga parkir dan seorang pria berakhir dengan pengeluaran senjata tajam hingga korban mengalami luka pada bagian leher dan kepala.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Roy Sihombing mengatakan, perselisihan awalnya dipicu persoalan pembayaran pentol yang dimakan terlapor, SU (39), warga yang berdomisili di kawasan Karang Asam Ilir.

“Awalnya terjadi perdebatan karena pentol yang dimakan belum dibayar. Kemudian korban memberikan uang sebesar Rp5 ribu,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).

Namun, pembayaran tersebut tidak langsung mengakhiri perselisihan. Keduanya kembali terlibat adu mulut hingga situasi memanas.

Di tengah pertengkaran, SU diduga mengeluarkan sebilah badik dan mengarahkannya kepada korban. Korban sempat berusaha menghindar, tetapi senjata tajam tersebut tetap mengenai bagian tubuhnya.

“Pelaku kemudian mengeluarkan badik dan mengarahkannya kepada korban. Korban sempat menghindar, tetapi terkena pada bagian leher dan kepala hingga mengalami luka robek,” jelasnya.

Korban yang mengalami luka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Kunjang. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan terduga pelaku.

Tidak membutuhkan waktu lama, Unit Opsnal Polsek Sungai Kunjang berhasil mengamankan SU sekitar pukul 16.00 Wita di Jalan Slamet Riadi Gang Hikmah, Kelurahan Karang Asam Ilir.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku sekitar dua jam setelah kejadian,” kata Roy.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis badik lengkap dengan sarungnya dengan panjang sekitar 49 sentimeter. Polisi juga mengamankan surat Visum et Repertum sebagai bagian dari penanganan perkara.

“Dalam perkara ini, yang bersangkutan kami proses sesuai Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Patroli.